- instagram manutd
Manchester United Terjun ke Peringkat Terendah, Liverpool Mendadak Jadi Raja Pendapatan Premier League
Deloitte juga menyebut bahwa Piala Dunia Antarklub menghasilkan kenaikan rata-rata 17 persen pada pendapatan penyiaran bagi 10 klub Money League yang terlibat. Ini memperlihatkan bagaimana turnamen baru bisa mengubah peta pemasukan, bahkan mendorong klub-klub non-Inggris mengambil alih dominasi.
Tim Bridge, Pemimpin Grup Bisnis Olahraga di Deloitte, menilai klub-klub besar dunia masih punya peluang besar untuk memperluas jangkauan mereka, bukan hanya pada hari pertandingan, tetapi juga di luar pertandingan.
“Klub-klub dengan merek dan posisi klub sepak bola terbesar di pasar memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan mereka dan menawarkan lebih banyak kepada penggemar di hari pertandingan, menawarkan lebih banyak kepada penggemar di luar hari pertandingan, dan menjadi titik kontak yang lebih aktif sepanjang tahun,” kata Tim Bridge.
Ia menilai Manchester United mungkin baru benar-benar memulai perjalanan itu sekarang, termasuk dengan wacana pengembangan stadion.
“United mungkin baru memulai perjalanan itu sekarang, karena pengembangan stadion yang dilaporkan,” lanjutnya.
Bridge juga menyoroti bahwa dulu Manchester United pernah menjadi patokan industri dalam pendapatan pertandingan dan komersial, tetapi standar itu kini mulai bergeser.
“Jika Anda melihat kembali 10 atau 15 tahun yang lalu, dan Anda melihat pendapatan pertandingan Manchester United, itu adalah pemimpin industri. Saya rasa itu tidak lagi berlaku.”
Meski begitu, peluang United belum tertutup.
Setan Merah tertinggal dalam melakukan transformasi dibanding Real Madrid dan Barcelona, tetapi kesempatan untuk mengejar masih ada.
Melihat tren ini, Premier League mungkin berharap bisa bangkit pada Money League 2027 karena akan ada dampak dari kesepakatan hak siar baru yang berlaku hingga 2029. Namun Deloitte menilai klub yang paling sukses tetaplah yang bisa menggabungkan prestasi di lapangan dengan diversifikasi pemasukan di luar lapangan.
Sebagai catatan tambahan, Manchester City juga mengalami penurunan ke peringkat enam. Itu menjadi posisi terendah mereka sejak musim 2019-20 yang terdampak pandemi Covid-19. (udn)