- REUTERS/Phil Noble
Terungkap! Cara Michael Carrick Bangkitkan Gairah Para Pemain MU, Ratcliffe Terpukau hingga Ruang Ganti Berubah Total
Carrick memberikan kepercayaan penuh kepada Steve Holland untuk merancang dan menjalankan sesi latihan di Carrington, sebagaimana yang pernah ia terapkan saat bekerja di Timnas Inggris. Meski tetap memegang kendali akhir, Carrick secara terbuka mengakui pengalaman kepelatihan Holland yang lebih matang.
Pola latihan kini dibuat lebih singkat namun intens, dengan detail teknis yang lebih tajam dan terukur. Para pemain dikabarkan terkesan dengan pendekatan ini karena terasa lebih efisien dan menantang secara mental.
Di luar lapangan, Carrick juga mendorong pemain agar tidak terburu-buru meninggalkan fasilitas latihan demi membangun relasi yang sehat. Ia ingin memahami dinamika internal tim secara langsung, sekaligus menanamkan rasa kebersamaan yang sempat memudar.
Carrick menegaskan bahwa menjadi bagian dari Manchester United adalah sebuah kehormatan besar, terutama bagi pemain dengan gaji tinggi dan ekspektasi global. Prinsip ini ia sampaikan sebagai pengingat bahwa profesionalisme dan rasa tanggung jawab tidak bisa ditawar.
Beberapa pemain dengan masa depan yang sempat dispekulasikan, seperti Kobbie Mainoo, Patrick Dorgu, dan Joshua Zirkzee, telah diajak berbicara secara personal. Carrick meminta mereka fokus sepenuhnya pada proyek United dan tujuan jangka pendek klub.
Dalam hal persiapan pertandingan kandang, Carrick juga melakukan perubahan signifikan dengan mengatur waktu kedatangan tim ke Old Trafford lebih dekat dengan kick-off. Ia ingin pemain merasakan atmosfer stadion secara maksimal dan memiliki interaksi lebih dekat dengan para pendukung.
Pendekatan ini berbeda dari era sebelumnya, di mana umpan balik pascalaga minim diberikan kepada pemain. Carrick justru memastikan setiap pemain merasa dihargai, baik setelah kemenangan telak atas Manchester City maupun hasil lainnya.
Selain tim utama, Carrick rutin menyaksikan pertandingan tim muda sebagai bentuk komitmen jangka panjang. Ia ingin memberi contoh nyata bahwa jalur akademi tetap menjadi bagian penting dari identitas MU.
Di tengah derasnya kritik dari pengamat dan mantan pemain, Carrick memilih fokus pada isu internal yang lebih krusial. Ia menegaskan kepada skuad bahwa konsentrasi pada performa jauh lebih penting daripada merespons opini eksternal.