- REUTERS/Scott Heppell
Bruno Fernandes Mulai Ragu Perpanjangan Kontrak di MU, Pergantian Pelatih Terus-menerus Disinyalir Jadi Alasan Kuat
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United (MU) menghadapi tantangan besar pada bursa transfer musim panas mendatang karena harus menyiapkan dana fantastis demi mempertahankan Bruno Fernandes di Old Trafford. Sang kapten kini tengah mempertimbangkan masa depannya dan diprediksi bakal dibanjiri tawaran menggiurkan dari sejumlah klub elite Eropa maupun luar benua.
Dikutip dari Mirror, gelandang asal Portugal itu dikabarkan mulai merasa frustrasi dengan arah manajemen klub yang dinilai kurang stabil dalam beberapa musim terakhir. Pergantian pelatih yang terus terjadi membuat Fernandes meragukan keseriusan proyek jangka panjang Manchester United.
Pada musim panas lalu, Bruno Fernandes sejatinya hampir meninggalkan Setan Merah setelah muncul minat serius dari klub Liga Pro Saudi. Namun, ia memilih bertahan karena masih ingin bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Fernandes disebut akan menunggu hingga musim ini berakhir sebelum mengambil keputusan final terkait masa depannya. Meski cukup terkesan dengan dampak positif Michael Carrick sebagai manajer interim, ia ingin melihat terlebih dahulu siapa sosok pelatih permanen berikutnya.
Pada usia 31 tahun, Fernandes menyadari bahwa kontrak berikutnya kemungkinan menjadi kesepakatan besar terakhir dalam karier profesionalnya. Oleh karena itu, ia ingin memastikan keputusan yang diambil benar-benar memberikan keuntungan maksimal, baik dari sisi prestasi maupun finansial.
MU sendiri disebut sangat ingin mempertahankan sang kapten karena perannya yang vital di ruang ganti dan di atas lapangan. Fernandes dianggap sebagai figur sentral dalam permainan tim sekaligus simbol kepemimpinan di tengah masa transisi klub.
Peluang MU untuk menjaga komitmen Fernandes akan semakin besar jika mereka mampu mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Kompetisi elite Eropa itu menjadi faktor penting bagi Fernandes untuk tetap merasa ambisinya sejalan dengan target klub.
Namun demikian, upaya mempertahankan Fernandes tidak akan murah karena manajemen harus menyiapkan kontrak baru bernilai fantastis. Gaji yang diminta diperkirakan mencapai sekitar 400 ribu poundsterling per pekan atau setara Rp8 miliar per minggu, yang akan menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
Angka tersebut tentu jauh lebih besar dibanding kontraknya saat ini yang masih berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Kenaikan gaji signifikan ini menjadi bahan pertimbangan serius bagi manajemen United yang tengah menata ulang struktur keuangan tim.
Bruno Fernandes sepenuhnya memahami nilai strategisnya bagi MU dan ingin memaksimalkan posisi tersebut. Meski begitu, pihak klub juga harus menimbang faktor usia karena Fernandes tidak akan lagi memiliki nilai jual tinggi di akhir kontrak barunya nanti.
Situasi keuangan MU sedikit terbantu dengan rencana kepergian Casemiro pada musim panas mendatang. Gelandang asal Brasil itu juga memiliki gaji sekitar Rp8 miliar per pekan, sehingga kepergiannya membuka ruang fleksibilitas dalam neraca gaji klub.
Sejak bergabung pada 2020, Fernandes baru mempersembahkan dua trofi domestik untuk MU. Ia ingin kepastian bahwa klub yang dibelanya mampu kembali bersaing di level tertinggi dan benar-benar mewujudkan ambisi besarnya sebelum kariernya menurun. (fan)