- instagram PSG
Ditolak Lagi! Manchester United Gagal Gaet Luis Enrique, Angin Segar Bagi Michael Carrick?
tvOnenews.com - Rumor soal kursi manajer Manchester United kembali memanas, pasalnya Luis Enrique tolak mentah-mentah kursi pelatih Manchester United. Ada apa?
Meski performa tim mulai stabil di bawah arahan Michael Carrick sebagai pelatih sementara, manajemen Setan Merah tetap bergerak aktif memburu sosok kelas dunia untuk memimpin proyek jangka panjang di Old Trafford. Sejumlah nama besar pun dikaitkan, salah satunya Luis Enrique.
Namun harapan itu kembali menemui jalan buntu. Pelatih Paris Saint-Germain tersebut dilaporkan telah mengambil keputusan final: menolak pendekatan Manchester United dan memilih melanjutkan kariernya di Prancis.
Keputusan ini mempertegas betapa sulitnya United meyakinkan pelatih elite di tengah fase transisi yang belum sepenuhnya tuntas.
Pendekatan Serius MU yang Berujung Penolakan
Menurut laporan media Inggris seperti CentreDevils dan The Mirror, Manchester United sebenarnya melakukan pendekatan yang sangat serius kepada Luis Enrique.
Bahkan, perwakilan klub dikabarkan terbang langsung ke Paris untuk menggelar pembicaraan tatap muka dengan pelatih berusia 55 tahun tersebut.
- instagram PSG
Luis Enrique dipandang sebagai kandidat ideal. Rekam jejaknya bersama Barcelona termasuk meraih treble serta keberhasilannya membawa PSG menjuarai Liga Champions pertama mereka musim lalu membuat namanya berada di urutan teratas daftar incaran manajemen MU.
Namun semua upaya itu tak membuahkan hasil. Enrique justru memilih memperpanjang kontraknya bersama PSG hingga tahun 2030.
Tawaran jangka panjang tersebut, ditambah stabilitas proyek di Paris, menjadi faktor penentu dalam keputusannya.
Liga Champions dan Stabilitas Jadi Faktor Penentu
Salah satu alasan utama penolakan Enrique adalah ketidakpastian Manchester United di kompetisi Eropa.
Laporan The Mirror menyebutkan bahwa Enrique khawatir Setan Merah tidak akan tampil di Liga Champions musim depan sebuah turnamen yang kini menjadi prioritas utamanya.
Setelah sukses mempersembahkan gelar Liga Champions perdana untuk PSG pada musim 2025/26, Enrique disebut ingin tetap berada di level tertinggi Eropa.
Situasi United yang masih berjuang mengamankan tiket Liga Champions dianggap terlalu berisiko untuk proyek jangka pendek maupun panjang.