- instagram Bruno Fernandes
Bruno Fernandes Tak Tergantikan! Man of the Match di Era Michael Carrick yang Bikin MU Menyala!
MU total melepaskan 23 tembakan, sementara Spurs hanya mampu membalas dengan tujuh percobaan. Dominasi ini mempertegas peran Bruno sebagai motor serangan utama.
Sentuhan Carrick dan Kolektivitas yang Mulai Terbentuk
Empat kemenangan beruntun MU tak lepas dari pendekatan Carrick yang lebih menekankan keseimbangan tim.
fbrunoDi bawah arahannya, Bruno tidak dipaksa bekerja sendirian. Ia didukung oleh pemain muda dan senior yang tampil disiplin dalam struktur permainan.
Kobbie Mainoo, misalnya, meraih 11 persen suara dalam voting Man of the Match. Gelandang berusia 20 tahun itu tak hanya berperan penting dalam proses gol pertama lewat umpan presisi ke Mbeumo.
Akan tetapi juga menunjukkan kontribusi defensif yang impresif dengan memenangi delapan duel, terbanyak di laga tersebut.
Bryan Mbeumo juga mendapat sorotan dengan delapan persen suara berkat gol pembukanya, sementara Casemiro meraih enam persen.
Gelandang Brasil itu kembali menunjukkan performa lini tengah yang penuh energi, melanjutkan konsistensi setelah sebelumnya juga tampil menonjol.
Kolektivitas inilah yang membuat MU terlihat lebih solid. Carrick berhasil menyatukan kreativitas Bruno, ketenangan Mainoo, agresivitas Casemiro, dan efektivitas lini depan dalam satu kesatuan.
Bruno, Statistik, dan Pesan Kuat untuk Papan Atas
Kontribusi Bruno Fernandes tak hanya terasa di satu pertandingan. Golnya ke gawang Spurs menambah koleksi menjadi enam gol di Liga Premier musim ini, ditambah 12 assist yang saat ini memimpin daftar assist liga. Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai playmaker paling produktif MU.
Kemenangan atas Tottenham juga memperkecil jarak MU dengan Aston Villa di posisi ketiga, setelah rival tersebut bermain imbang melawan Bournemouth.
Dengan performa yang terus menanjak, MU kini tak sekadar bertahan di empat besar, tetapi mulai mengintip peluang naik lebih tinggi.
Bruno Fernandes kembali menjadi wajah kemenangan Manchester United. Di era Michael Carrick, peran sang kapten terasa semakin jelas: bukan hanya pencipta peluang, tetapi penentu arah, ritme, dan mentalitas tim. (udn)