- REUTERS/Tony O Brien
MU Dikabarkan Abaikan Michael Carrick, Lebih Pilih Pelatih Lain pada Musim Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United (MU) dikabarkan lebih condong menunjuk pelatih dari luar klub meski performa Michael Carrick sebagai manajer sementara terbilang impresif sejak kembali ke Old Trafford.
Sejak dipercaya menangani tim bulan lalu, Setan Merah mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan Liga Inggris. Empat kemenangan beruntun berhasil diraih sebelum akhirnya mereka ditahan imbang 1-1 oleh West Ham dalam laga yang berlangsung ketat.
Keputusan manajemen memecat Ruben Amorim sebelumnya cukup mengejutkan publik. Saat itu, MU masih berada di peringkat keenam klasemen, namun hasil yang dianggap kurang stabil membuat petinggi klub memilih mengambil langkah tegas.
Masa kepelatihan Amorim selama 14 bulan dinilai tidak memenuhi ekspektasi tinggi klub. Walau ada peningkatan dibanding musim sebelumnya ketika tim finis di posisi ke-15, inkonsistensi performa serta kegagalan di ajang piala domestik menjadi catatan besar.
Situasi semakin memanas setelah Amorim melontarkan kritik terbuka kepada jajaran petinggi klub menjelang pemecatannya. Faktor tersebut diyakini mempercepat berakhirnya kerja sama antara kedua pihak.
Saat Amorim pergi, peluang MU menembus zona Liga Champions terlihat semakin tipis. Namun, Carrick mampu membalikkan keadaan dan membawa tim kembali bersaing di empat besar.
Awal kepemimpinan Carrick langsung diuji lewat pertandingan berat melawan para rival papan atas. Ia sukses mempersembahkan kemenangan penting atas Manchester City dan Arsenal sebelum melanjutkan tren positif saat menghadapi Fulham serta Tottenham.
Meski tidak tampil dominan kontra West Ham, United tetap berhasil menghindari kekalahan. Gol penyeimbang dari Benjamin Sesko di masa tambahan waktu memastikan rekor tak terkalahkan Carrick tetap terjaga.
Sejak awal, penunjukan Carrick memang dirancang sebagai solusi jangka pendek. Manajemen klub disebut tetap berkomitmen mencari pelatih permanen setelah musim berakhir.
Namun, performa konsisten yang ditunjukkan United memicu gelombang dukungan dari berbagai pihak agar Carrick diberi kesempatan lebih lama. Banyak pengamat menilai mantan gelandang itu telah menunjukkan kapasitas sebagai pelatih top.
Legenda Inggris, Wayne Rooney, bahkan menegaskan Carrick akan menjadi sosok yang “mustahil” untuk diabaikan apabila tren positif ini berlanjut hingga akhir musim. Pernyataan tersebut memperkuat keyakinan bahwa Carrick layak dipertimbangkan secara serius.
Meski begitu, laporan Sky Sports menyebut MU belum mengubah rencana awal mereka. Carrick disebut belum masuk daftar teratas kandidat manajer permanen.
Sejumlah nama besar langsung dikaitkan dengan kursi panas Old Trafford. Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti, Mauricio Pochettino, Oliver Glasner, Luis Enrique, hingga Roberto De Zerbi disebut-sebut masuk radar klub.
Manchester Evening News melaporkan bahwa pelatih timnas Inggris, Tuchel, kini muncul sebagai “pilihan utama” para pengambil keputusan. Pengalaman serta rekam jejaknya di level elite menjadi alasan kuat.
Tuchel sendiri baru menangani Three Lions tahun lalu dan kontraknya berlaku hingga setelah Piala Dunia musim panas nanti. Kondisi tersebut membuka peluang baginya untuk hengkang pada Juli mendatang.
Sebelum melatih Inggris, Tuchel dikenal sukses bersama sejumlah klub raksasa Eropa seperti Bayern Munich, Paris Saint-Germain, Borussia Dortmund, dan Chelsea. Bersama The Blues, ia bahkan memenangkan Liga Champions serta Piala Dunia Antarklub.
Walau keputusan final belum diambil dan situasi masih bisa berubah, mengesampingkan Carrick berpotensi menimbulkan tanda tanya besar. Terlebih, ia disebut sudah mendapatkan kepercayaan penuh dari ruang ganti Manchester United. (fan)