Gaza Kembali Mencekam, Obat-obatan dan Air Langka, Virus Menyerang
Gaza, tvOnenews.com - Kondisi kemanusiaan di Gaza masih sangat memprihatinkan di tengah serangan yang terus berlangsung.
Relawan kemanusiaan MER-C, dr. Reynaldi, menyebut suara drone hingga letupan senjata masih kerap terdengar, termasuk di wilayah Gaza bagian tengah tempat ia bertugas.
Bahkan, relawan dan warga kerap menerima imbauan untuk menghindari sejumlah area tertentu karena potensi serangan yang bisa terjadi satu hingga tiga kali dalam beberapa hari terakhir.
Di sisi kesehatan, dr. Reynaldi mengungkapkan rumah sakit masih menerima pasien korban serangan bom dan tembakan.
Keterbatasan obat-obatan menjadi masalah paling mendesak sehingga tenaga medis harus memilah pasien yang diprioritaskan untuk mendapatkan pengobatan.
Selain itu, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan logistik masih sangat terbatas. Pasokan air bergantung pada truk tangki yang jumlahnya tidak mencukupi untuk seluruh warga.
Kondisi pengungsian juga memprihatinkan karena banyak warga tinggal di tenda darurat dengan sanitasi buruk.
Situasi ini memicu meningkatnya penyakit berbasis kebersihan seperti diare dan hepatitis A, serta sempat terjadi lonjakan kasus infeksi virus yang memperburuk kondisi kelompok rentan seperti lansia dan pasien komorbid.
Tumpukan sampah masih terlihat di sejumlah wilayah dan bahkan dibakar secara terbuka untuk mengurangi penumpukan.
Di tengah keterbatasan akses logistik dan listrik, harga kebutuhan pokok juga melonjak tajam, semakin membebani warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.