- REUTERS/David Klein
Gagal Menang dari Wolves dan Gelar Juara Terancam, Arteta Sebut Arsenal Layak Dikritik
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa seluruh elemen tim harus menerima kritik setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga Liga Inggris, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Meski sempat unggul dua gol, The Gunners harus puas membawa pulang satu poin yang membuat para pendukung kecewa dengan performa tim.
Hasil imbang tersebut memicu sorotan tajam dari fans dan pengamat, terutama kepada kiper David Raya dan bek tengah Gabriel Magalhaes. Keduanya dianggap berperan dalam terjadinya gol penyama kedudukan Wolves, sementara sebagian pihak juga menilai pendekatan taktik Arteta turut berkontribusi pada menurunnya performa tim di babak kedua.
Berbicara kepada wartawan usai pertandingan, Arteta tidak menghindar dari tanggung jawab. Ia justru meminta seluruh kritik diarahkan kepada tim secara kolektif, bukan hanya kepada individu tertentu.
"Pertanyaan apa pun, kritik apa pun, opini apa pun, Anda harus menerimanya dengan lapang dada hari ini. Itu saja. Peluru apa pun, terimalah, karena kami tidak tampil pada level yang dibutuhkan," kata Arteta.
"Saya sangat kecewa, tentu saja, dengan hasilnya, dengan cara pertandingan berakhir, tetapi kami harus menyalahkan diri sendiri atas performa di babak kedua," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Menurut Arteta, kekecewaan ini harus dijadikan momentum refleksi untuk memperbaiki tim. Ia menilai Arsenal tidak boleh terlalu larut dalam frustrasi karena jadwal padat sudah menanti.
“Jadi ini adalah momen kekecewaan. Kita semua ingin banyak berbicara tentang perasaan kita. Ini bukan saatnya untuk melakukan itu, karena apa pun yang kita lakukan harus selalu dan hanya dengan niat untuk membantu tim, dan saat ini, saya pikir kita harus menelan rasa frustrasi itu," ucapnya.
Hasil imbang tersebut membuat Arsenal kini gagal menang dalam dua laga terakhir, meski selalu unggul lebih dulu. Situasi ini tentu mengkhawatirkan karena mereka sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar Liga Inggris musim 2025-2026.
Manchester City masih membayangi di posisi kedua dengan selisih lima poin, namun memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Selain itu, duel langsung antara kedua tim di Etihad pada April mendatang berpotensi menjadi penentu gelar juara. (fan)