news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Taklukkan Arsenal 2-0 di Partai Final.
Sumber :
  • REUTERS/David Klein

Viral Perayaan Juara Man City: Pemain Muslim Ini Tolak Sampanye, Tuai Respek

Momen perayaan juara Manchester City menjadi sorotan saat Abdukodir Khusanov menolak tradisi sampanye, namun justru mendapat penghormatan dari rekan-rekannya.
Senin, 30 Maret 2026 - 00:50 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perayaan gelar Manchester City di ajang Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2025/2026 menghadirkan momen yang mencuri perhatian publik.

The Citizens memastikan diri sebagai juara setelah mengalahkan Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0 pada partai final yang digelar di Stadion Wembley, London, Senin (23/3) dini hari WIB.

Keberhasilan ini kembali menegaskan dominasi Manchester City di kompetisi domestik Inggris. Di bawah asuhan Pep Guardiola, tim tampil konsisten, khususnya dalam laga-laga krusial.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola
Sumber :
  • Reuters/Matthew Childs

Gelar tersebut menjadi trofi kesembilan Manchester City di ajang Carabao Cup sepanjang sejarah klub.

Selain itu, ini juga merupakan trofi kelima Guardiola di kompetisi tersebut, membuat City kini hanya terpaut satu gelar dari Liverpool sebagai pemegang rekor terbanyak.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada momen perayaan. Saat para pemain merayakan kemenangan dengan tradisi sampanye, bek muda Abdukodir Khusanov terlihat menjauh dan menolak ikut serta.

Pemain berusia 22 tahun itu menghindari siraman sampanye, yang lazim dilakukan dalam perayaan juara.

Sikapnya tersebut justru mendapat respons positif dari rekan-rekannya. Mereka memberikan penghormatan dengan memintanya mengangkat trofi di hadapan para suporter. Bahkan, Phil Foden terlihat menyemangatinya untuk ikut merayakan kemenangan.

Diketahui, Khusanov merupakan pemain asal Uzbekistan yang beragama Islam. Ia lahir di Tashkent pada 29 Februari 2004 dan telah menunjukkan bakat sepak bolanya sejak usia dini, bahkan saat bermain bersama pemain yang lebih tua darinya.

Pemain Muslim Man City Abdukodir Khusanov
Sumber :
  • mancity.com

Karier awalnya dimulai di klub Bunyodkor, di mana ia bergabung dengan tim U-18 saat masih berusia 16 tahun. Meski sempat diremehkan karena kondisi fisik, perjalanan kariernya terus berkembang.

Ayahnya, Hukmat Hoshimov—mantan pesepak bola Uzbekistan—akhirnya memindahkannya ke klub Belarusia Energetik-BGU. Kesempatan besar datang pada 2022, saat Khusanov mulai menunjukkan potensinya dan membawa timnya finis sebagai runner-up.

Perjalanan kariernya berlanjut ke RC Lens di Prancis. Di sana, ia sempat bermain untuk tim B sebelum akhirnya mencatatkan sejarah sebagai pemain Uzbekistan pertama yang tampil di Liga Prancis. Selama dua musim, ia mencatatkan 32 penampilan dan satu assist, serta tampil solid dalam skema tiga bek.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:52
05:26
09:49
08:38
11:21
06:19

Viral