- REUTERS/Phil Noble
Michael Carrick Tabuh Genderang Perang Jelang Manchester United Hadapi Liverpool: Ini Terasa seperti Final
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mempersiapkan dirinya untuk pertandingan penting melawan Liverpool. Duel di Old Trafford pada Minggu (3/5/2026) malam nanti WIB menjadi pertarungan untuk memperebutkan tiket ke Liga Champions.
Keduanya sama-sama berada di lima besar klasemen Liga Inggris pada saat ini, yang mana jatah tiket ke Liga Champions. Man United berada di peringkat ketiga dengan catatan 61 poin.
Sedangkan Liverpool memiliki 58 poin pada saat ini. Keduanya unggul jauh dari tim peringkat keenam, Brentford, yang memiliki 51 poin, namun tetap belum aman dari kejaran.
Michael Carrick masih belum menuntaskan misinya untuk membawa Man United kembali ke Liga Champions. Dia juga menyadari betapa pentingnya duel melawan Liverpool untuk para fans.
“Itu ada di atas sana. Sejak saya tiba di klub, saya langsung menyadari betapa pentingnya itu untuk klub dan juga para suporter, di seluruh dunia,” kata Carrick, dilansir dari situs resmi Man United.
“Ketertarikan, jumlah mata yang tertuju kepada pertandingan di hari Minggu [melawan Liverpool], itu semacam mencengangkan jika Anda pikirkan. Itu adalah laga spesial untuk banyak alasan dan saya sangat, sangat menantikan itu,” tambahnya.
Carrick menegaskan bahwa meskipun tiket Liga Champions sudah di depan mata, tidak ada alasan kalah dari Liverpool di kandang. Dia ingin Manchester United finis setinggi mungkin di klasemen.
“Kami ingin terus berkembang. Ada pekerjaan yang harus dilakukan. Kami ingin finis setinggi mungkin di liga jadi tidak ada yang sudah selesai. Tidak ada yang sudah selesai setelah weekend ini juga,” kata Carrick.
“Kami ingin terus berjuang dan ingin menyudahi musim ini dengan lebih baik demi menuju musim depan, untuk memberikan anak-anak kesempatan berjuang dan sukses. Jadi saya menantikan laga ini. Itu akan ketat, itu akan menarik, saya yakin dalam beberapa momen,” tambahnya.
Michael Carrick juga tidak menyangkal bahwa pertandingan melawan Liverpool terasa seperti partai yang harus dimainkan sekali layaknya final. Dia memastikan bahwa anak-anaknya tetap terjaga motivasinya.