- REUTERS/Action Images/Craig Brough
Ini Alasan Ipswich Town dan Oxford United Terseret Skandal Mata-mata Liga Inggris
Jakarta, tvOnenews.com - Skandal mata-mata Southampton kini merembet pada dua klub yang diperkuat pemain Timnas Indonesia Ole Romeny dan Elkan Baggott, Oxford United dan Ipswich Town.
Skandal yang dikenal dengan 'Spygate' ini semakin terbuka setelah sanksi dari operator Liga Inggris, EFL berujung pada investigasi langsung oleh Federasi Sepak Bola Inggris, FA Inggris.
Muncul anggapan bahwa dua klub Championship lain yakni Ipswich Town dan Oxford United ikut menjadi korban praktik pengintaian yang dilakukan Southampton.
Kasus ini bermula setelah Southampton mengakui telah memantau sesi latihan lawan dalam periode terlarang sebelum pertandingan. Investigasi kemudian mengungkap bahwa tidak hanya Middlesbrough yang menjadi sasaran, tetapi juga pada Ipswich Town dan Oxford United.
Dilansir dari laman Football League World, Ipswich sendiri sempat bermain imbang 2-2 melawan Southampton setelah dugaan aksi mata-mata tersebut terjadi. Secara teori, hasil itu membuat klub asal Suffolk kehilangan peluang meraih tambahan dua poin.
Meski tambahan poin tersebut pada akhirnya tidak memengaruhi posisi akhir Ipswich di klasemen Championship, situasinya diyakini bisa menjadi jauh lebih serius andaikan mereka finis di posisi ketiga dan kehilangan peluang promosi langsung.
Banyak pihak menilai Ipswich sebenarnya memiliki alasan kuat untuk merasa dirugikan atas tindakan Southampton, walaupun dampaknya tidak mengubah nasib mereka di akhir musim.
Sementara itu, Oxford United justru berhasil mengalahkan Southampton dengan skor 2-1 setelah insiden pengintaian terjadi. Dari sisi hasil pertandingan maupun posisi akhir musim, Oxford memang tidak dirugikan secara langsung.
Namun kasus tersebut tetap meninggalkan rasa tidak nyaman karena dianggap mencederai prinsip fair play dalam sepak bola Inggris.
Skandal ini semakin memperburuk citra Southampton yang sebelumnya sudah mendapat hukuman berat dari English Football League (EFL). Klub berjuluk The Saints itu dikeluarkan dari babak playoff Championship dan kehilangan kesempatan tampil di final perebutan tiket promosi ke Premier League.
Tak hanya itu, Southampton juga dijatuhi pengurangan empat poin untuk musim depan setelah terbukti melanggar regulasi terkait pengamatan latihan lawan.
Kasus tersebut menjadi salah satu hukuman paling berat dalam sejarah Championship modern dan memicu gelombang kritik besar dari publik sepak bola Inggris.
Meski Ipswich dan Oxford tidak mengalami kerugian besar dalam klasemen akhir, banyak pihak menilai tindakan Southampton tetap menciptakan noda serius dalam kompetisi.
Kini Southampton masih harus menunggu hasil investigasi lanjutan dari FA Inggris yang berpotensi menghadirkan hukuman tambahan terhadap individu-individu di dalam klub.