- Reuters/Matthew Childs
9 Aturan Baru Liga Inggris 2026-2027: Ada Batas 5 Detik, Kiper hingga Kewenangan VAR Diperluas
Liga Inggris 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang memengaruhi jalannya pertandingan. Setidaknya ada sembilan regulasi baru yang bertujuan mengurangi aksi buang-buang waktu sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan teknologi.
Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa aturan tersebut sebelumnya sudah diterapkan dalam kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia 2026. Perubahan ini diharapkan membuat waktu permainan efektif meningkat dan pertandingan menjadi lebih menarik untuk disaksikan.
Berikut 9 aturan baru yang akan diterapkan di Liga Inggris 2026-2027 dikutip dari Mirror:
1. Lemparan ke Dalam Hanya Punya Waktu 5 Detik
Pemain tidak lagi bisa berlama-lama ketika akan melakukan lemparan ke dalam. Wasit dapat memberikan penguasaan bola kepada tim lawan apabila lemparan tidak dilakukan dalam waktu lima detik.
Namun, ketentuan tersebut memiliki pengecualian untuk lemparan jauh yang memang menjadi bagian dari pola set-piece sebuah tim. Aturan ini ditujukan untuk memangkas waktu yang terbuang saat pertandingan berhenti.
2. Tendangan Gawang Juga Dibatasi 5 Detik
Penjaga gawang harus bergerak cepat ketika melakukan tendangan gawang. Jika bola tidak dimainkan dalam waktu lima detik setelah wasit memulai hitungan, tim lawan dapat diberikan tendangan sudut.
Regulasi tersebut menjadi salah satu cara untuk mengurangi kebiasaan kiper memperlambat restart. Kesempatan menyerang pun bisa langsung berpindah kepada lawan apabila batas waktu terlewati.
3. Pemain yang Terjatuh Bisa Diminta Keluar Lapangan
Pemain yang tiba-tiba terjatuh dan membuat pertandingan dihentikan akan menghadapi aturan lebih ketat. Jika mendapatkan pemeriksaan di lapangan, pemain tersebut harus meninggalkan lapangan selama periode tertentu sebelum dapat kembali bermain.
Aturan ini tidak berlaku dalam kondisi ketika pemain mengalami pelanggaran dan pemain lawan mendapatkan kartu. Dengan demikian, pemain tidak bisa sembarangan menggunakan situasi cedera untuk menghentikan tempo pertandingan.
4. Pemain Pengganti Harus Menunggu Jika Rekannya Keluar Terlalu Lama
Proses pergantian pemain juga akan diperketat. Pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik.
Jika pemain tersebut sengaja berjalan lambat dan melewati batas waktu, pemain penggantinya harus menunggu selama satu menit sebelum diperbolehkan masuk. Regulasi ini diharapkan menghilangkan kebiasaan membuang waktu ketika pergantian pemain.
5. Kiper Tak Bisa Sembarangan Berbaring untuk Mengulur Waktu
Penjaga gawang juga menjadi perhatian khusus dalam aturan baru Liga Inggris 2026-2027. Jika kiper diperiksa oleh fisioterapis, manajer memiliki waktu 10 detik untuk menentukan pemain lain yang harus keluar lapangan selama satu menit.
Apabila manajer tidak membuat keputusan dalam waktu tersebut, kiper otomatis harus meninggalkan lapangan selama 60 detik. Ketentuan ini tidak berlaku apabila kiper mengalami pelanggaran atau mengalami pendarahan.
6. Handball Saat Tendangan Gawang Bisa Berujung Penalti
Regulasi mengenai handball dalam situasi tendangan gawang juga dibuat lebih sederhana. Setiap tendangan terhadap bola dalam proses melakukan tendangan gawang akan dianggap sebagai tindakan memainkan bola.
Artinya, jika setelah bola dimainkan terjadi sentuhan tangan yang melanggar aturan di area penalti, wasit dapat memberikan penalti. Tim harus lebih berhati-hati dalam setiap situasi restart tersebut.
7. VAR Bisa Meninjau Kartu Kuning Kedua
Penggunaan VAR akan semakin luas pada musim 2026-2027. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk meninjau kartu kuning kedua yang sudah diberikan dan berujung pada kartu merah.
Namun, VAR tidak akan digunakan untuk mencari potensi kartu kuning kedua yang belum diberikan wasit. Artinya, teknologi tetap memiliki batas dalam menentukan apakah seorang pemain layak menerima kartu kuning kedua.
8. Gol dari Bola Mati Bisa Dibatalkan VAR
VAR juga dapat digunakan untuk memeriksa kemungkinan pelanggaran sebelum situasi bola mati dilakukan. Jika ditemukan pelanggaran yang berkaitan dengan terciptanya gol, wasit dapat membatalkan gol tersebut.
Pertandingan kemudian dapat dilanjutkan dengan tendangan bebas sesuai keputusan yang berlaku. Aturan ini berpotensi membuat situasi bola mati menjadi lebih menegangkan karena setiap pelanggaran dapat diperiksa kembali.
9. VAR Bisa Membantu Mengoreksi Salah Identifikasi Pemain
Perubahan terakhir berkaitan dengan kesalahan wasit dalam mengidentifikasi pemain yang melakukan pelanggaran. VAR dapat membantu memastikan hukuman diberikan kepada pemain yang benar.
Aturan ini terutama penting dalam situasi ketika banyak pemain berada di area yang sama, seperti saat sepak pojok atau tendangan bebas. Dengan demikian, risiko pemain yang tidak melakukan pelanggaran justru menerima kartu dapat diminimalkan. (fan)