- REUTERS/Dylan Martinez
Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?
Jakarta, tvOnenews.com - Florian Wirtz belum mampu memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Situasi tersebut membuat masa depannya mulai menjadi sorotan.
Wirtz didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer yang bisa mencapai 116 juta poundsterling. Angka tersebut menjadikannya salah satu pembelian termahal dalam sejarah Premier League.
Namun, kontribusi Wirtz sejauh ini belum sebanding dengan nilai transfernya. Ia baru terlibat dalam satu dari 12 gol Liverpool di tujuh pertandingan pada semua kompetisi.
Satu-satunya kontribusi tersebut berupa assist untuk gol Victor Munoz. Momen itu terjadi ketika Liverpool menghadapi Nottingham Forest.
Wirtz juga sudah melewati sembilan pertandingan bersama Liverpool tanpa mencetak gol. Musim debutnya bersama The Reds sebelumnya ditutup dengan torehan tujuh gol.
Situasi tersebut membuat Dietmar Hamann ikut angkat bicara. Mantan pemain Liverpool itu menilai transfer Wirtz mulai terlihat seperti sebuah kesalahpahaman besar.
"Jika situasinya terus seperti ini di Liverpool, mereka pada akhirnya akan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama," ujar Hamann, dilansir dari Liverpool Echo. Ia juga ingin melihat penampilan Wirtz bersama tim nasional Jerman.
Hamann menilai Wirtz harus segera menunjukkan perkembangan. Menurutnya, pemain dengan nilai transfer besar dituntut memberikan pengaruh lebih besar di lini depan.
"Saya melihat pemain yang dibeli dengan harga sangat mahal, tampil buruk musim lalu, lalu mengawali musim ini dengan buruk lagi," tuturnya. Hamann menilai performa Wirtz belum mencerminkan ekspektasi.
"Ketika Anda dibeli dengan harga sebesar itu, mereka tentu ingin Anda membuat perbedaan di sepertiga akhir. Dia terlalu jarang melakukan hal tersebut," ujarnya.
Kritik serupa datang dari Jamie Carragher setelah Liverpool menghadapi Bournemouth. Ia menilai Wirtz menampilkan salah satu performa terburuknya bersama The Reds.
"Biasanya ketika melihat Wirtz, dia rapi, mampu menjaga penguasaan bola, dan ada banyak hal yang Anda sukai," kata Carragher. Namun, ia mulai mempertanyakan apakah masalah Wirtz hanya berkaitan dengan performa.
"Yang membuat saya khawatir adalah saya tidak berpikir Wirtz sedang mengalami performa buruk sejak datang ke Liverpool," ujarnya. Carragher bahkan mempertanyakan kemampuan Wirtz setelah melihat penampilannya sejauh ini.
Di tengah berbagai kritik tersebut, Andoni Iraola memberikan pandangan berbeda setelah pertandingan Liverpool. Pelatih Bournemouth itu menilai permainan Wirtz mengalami peningkatan setelah Liverpool melewati fase awal pertandingan.
Iraola menyebut Wirtz mampu membantu Liverpool memperbaiki permainan. Ia juga menilai sang gelandang tampil lebih baik pada babak kedua dengan menemukan posisi yang lebih tepat.
Menurut Iraola, Wirtz terlihat lebih nyaman ketika mendapatkan ruang untuk menerima bola dan berbalik. Penilaian tersebut menjadi pembelaan di tengah kritik yang terus mengarah kepada pemain asal Jerman itu.
Kini Wirtz mendapat kesempatan memperbaiki performanya bersama tim nasional Jerman. Penampilannya selama jeda internasional akan kembali menjadi perhatian.
Liverpool tentu berharap investasi besar mereka pada Wirtz segera membuahkan hasil. Namun, tekanan terhadap sang gelandang akan terus meningkat jika kontribusinya belum mengalami perubahan.
(sub)