- Reuters
Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester City dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Putusan tersebut turut memunculkan kembali nama Rui Pinto, sosok di balik Football Leaks yang sebelumnya membocorkan dokumen internal terkait keuangan klub.
Pinto menyambut kabar tersebut dengan menyebut putusan terhadap Manchester City sebagai sebuah “keputusan bersejarah bagi sepak bola Inggris”. Menurutnya, hasil tersebut menjadi pembenaran atas informasi yang pernah ia ungkap melalui rangkaian dokumen rahasia yang bocor ke publik.
Dokumen yang dibocorkan Pinto pada 2018 menjadi salah satu sumber yang membantu memicu penyelidikan terhadap urusan finansial Manchester City. Materi tersebut kemudian diberitakan oleh Der Spiegel bersama jaringan European Investigative Collaborations dan mencakup jutaan dokumen internal klub.
Kasus tersebut membuat perjalanan hukum Pinto ikut menjadi perhatian publik sepak bola Eropa. Ia ditangkap di Budapest pada Januari 2019, kemudian diekstradisi ke Portugal sebelum menjalani proses hukum atas aktivitasnya yang berkaitan dengan Football Leaks.
Pada September 2023, Pinto menerima hukuman empat tahun penjara dengan masa percobaan atas sejumlah kejahatan siber dan percobaan pemerasan. Ia kemudian tetap berada dalam perlindungan aparat Portugal karena bekerja sama dengan penyelidikan sejumlah kasus.
Dalam reaksinya terhadap putusan Manchester City, Pinto menilai kasus tersebut bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan financial fair play. Ia menyebut temuan itu menunjukkan adanya manipulasi struktural dan manuver keuangan dalam pengelolaan klub.
"Penipuan yang direncanakan dengan sangat teliti itu akhirnya akan dihukum, dan dampaknya tidak hanya akan menimbulkan gejolak, tetapi benar-benar menghancurkan bagi warga Cityzens," ujar Pinto dikutip dari Sport Bible.
Pernyataan tersebut muncul setelah laporan menyebut panel independen menemukan Manchester City bersalah atas hampir seluruh dakwaan yang diajukan Premier League. Kasus itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial dalam periode panjang dan menjadi salah satu perkara terbesar dalam sejarah kompetisi Inggris.
Meski demikian, proses hukum belum sepenuhnya berakhir karena sanksi terhadap Manchester City belum ditentukan. Klub juga menegaskan bahwa proses Premier League masih berlangsung dan diperkirakan akan menempuh jalur banding.
Potensi hukuman yang tersedia dapat mencakup denda, pengurangan poin, larangan tertentu dalam kompetisi hingga rekomendasi pengeluaran klub dari Premier League. Namun, belum ada keputusan resmi mengenai bentuk maupun besaran sanksi yang akan diterima Manchester City.
Di sisi lain, Pinto sendiri baru pada April 2026 dibebaskan dari perkara terpisah yang mencakup 241 tuduhan terkait akses ilegal terhadap sejumlah akun dan sistem organisasi di Portugal. Pengadilan menyatakan dakwaan tersebut tidak valid karena berkaitan dengan perkara yang sebelumnya telah diproses. (fan)