news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manchester City rayakan gelar juara Liga Inggris pada 2017-2018.
Sumber :
  • Action Images via Reuters/Carl Recine

Premier League Rilis Pernyataan Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 115 Tuduhan Aturan Finansial

Kabar mengenai kasus pelanggaran finansial yang dilakukan Manchester City akhirnya terkonfirmasi. Otoritas Liga Inggris, Premier League, menyatakan bahwa mereka telah melanggar aturan selama satu dekade.
Rabu, 30 September 2026 - 07:44 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengenai kasus pelanggaran finansial yang dilakukan Manchester City akhirnya terkonfirmasi. Otoritas Liga Inggris, Premier League, menyatakan bahwa mereka telah melanggar aturan selama satu dekade.

Sejak beberapa hari lalu, The Athletic sudah merilis kabar bahwa Man City bersalah dalam 114 dari 115 tuduhan finansial yang dituntut oleh Premier League. Namun demikian, Premier League kini telah memastikan bahwa The Citizens bersalah atas semua tuduhan yang berjumlah 115 tersebut.

City diklaim melakukan pelanggaran tersebut selama lebih dari sembilan musim. Tepatnya dari musim 2009-2010 hingga 2017-2018 lalu.

“Sebuah Komisi independen telah menyatakan Manchester City FC bersalah atas semua tuduhan terkait pelanggaran serius terhadap peraturan keuangan Premier League selama periode sembilan musim, dan sebagian besar tuduhan terkait kegagalannya untuk bekerja sama dengan investigasi Liga,” demikian pernyataan resmi Premier League.

Selama periode tersebut, Premier League menjabarkan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Man City. Yang pertama adalah City dilaporkan membuat kontrak palsu untuk perjanjian komersial sehingga meningkatkan pendapatan klub secara artifisial.

“Manchester City mengatur kontrak 'palsu' (yang menyalahartikan kesepakatan sebenarnya antara para pihak) dengan sejumlah mitra komersialnya, serta mengandalkan perjanjian 'palsu' dengan pihak lain, untuk secara artifisial meningkatkan pendapatan klub dan mengurangi biayanya,” tulis Premier League dalam poin pertama pelanggaran City.

Kemudian, City menyampaikan laporan keuangan yang salah. The Citizens juga secara signifikan melanggar batasan biaya pengeluaran yang ditetapkan oleh Premier League dan UEFA.

“Klub tersebut mengajukan laporan keuangan yang salah dan menyembunyikan kondisi keuangan sebenarnya dari auditor dan regulator sepak bola,” lanjut pernyataan itu.

“Manchester City secara signifikan melanggar batasan pengeluaran Premier League dan UEFA,” tambahnya.

Kemudian, Premier League juga menggarisbawahi bahwa City melakukan pelanggaran dalam beberapa kewajiban kerja sama. Sebanyak tiga dari empat tuduhan terbukti benar.

“Selama investigasi Premier League, Manchester City melakukan beberapa pelanggaran terhadap kewajiban kerja sama dan itikad baik yang tertinggi terhadap Liga (tiga dari empat dugaan pelanggaran tersebut terbukti benar),” tambahnya.

Manchester City kini memiliki hak untuk melakukan banding hingga Jumat (2/10/2026) mendatang. Untuk saat ini, jenis hukuman untuk mereka belum ditentukan. (rda)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:34
20:26
11:49
04:30
01:21
04:42

Viral