- REUTERS/Phil Noble
Protes Kepemimpinan Wasit usai Liverpool Kandas 0-3, Andoni Iraola Soroti Vonis Bersalah Manchester City
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memprotes kepemimpinan wasit Chris Kavanagh di laga kontra Manchester City. Ini merupakan laga pertama The Citizens usai dinyatakan bersalah atas 115 tuduhan pelanggaran finansial.
The Reds menjamu City di Anfield pada Minggu (11/10/2026) malam WIB. Duel berlangsung sengit di babak pertama, namun tidak ada gol yang tercipta.
Arah permainan berubah setelah kartu merah Ryan Gravenberch. Wasit Kavanagh memberikan kartu kuning kedua untuk pemain asal Belanda itu pada menit ke-62.
Hanya tiga menit kemudian, City berhasil membuka skor melalui Erling Haaland. Tiga menit berselang setelah gol itu, City menggandakan keunggulan melalui Jeremy Doku.
Tim tamu akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 3-0 berkat gol Rayan Cherki. Raihan tiga poin ini membantu Man City menjauhi Arsenal dengan jarak tiga poin di puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Setelah laga, Andoni Iraola menyoroti bahwa kartu merah Gravenberch mengubah permainan. Dia menegaskan bahwa duel dikuasai oleh Liverpool hingga momen tersebut.
"Menurut saya analisisnya cukup jelas, kan? Menurut saya, kami memainkan dua pertandingan yang berbeda: satu sampai kartu merah, dan satu lagi dari kartu merah sampai akhir,” kata Iraola, dilansir dari ESPN.
“Saya rasa kami adalah tim yang lebih baik sampai kartu merah di 62 menit pertama. Dan mereka lebih baik dari kami, jelas, setelah kartu merah. Dan mereka mencetak gol," sambungnya.
Ini merupakan penampilan perdana Manchester City setelah vonis bersalah dari Premier League. Tim Biru Langit Manchester tersebut dinyatakan telah melakukan 115 pelanggaran finansial.
Rangkaian pelanggaran serius itu berdampak kepada pembicaraan seputar berbagai hukuman keolahragaan. Pengurangan poin, degradasi, dan bahkan pencabutan gelar tengah dibicarakan.
Namun, City sendiri selalu membantah telah melakukan kesalahan. Mereka pun sedang melakukan banding pada saat ini.
Iraola ditanyakan apakah hal tersebut berdampak kepada hasil di lapangan melawan City akhir pekan kemarin. Dia menekankan bahwa ketidakjelasan tidaklah menguntungkan bagi siapa pun, namun mereka tetap harus menunggu bagaimanapun juga untuk mengetahui vonis akhir.
"Kami kalah dalam pertandingan, tetapi, Anda tahu, itulah sepak bola. Kami telah berjuang, kita bisa menganalisisnya. Saya katakan sebelum pertandingan, ketidakpastian tidak baik untuk siapa pun. Tapi begitulah adanya, kita tidak bisa mengubahnya. Kita harus menunggu," katanya. (rda)