- REUTERS/Violeta Santos Moura
Lisandro Martinez Bikin Klarifikasi usai Semprot Manajemen Manchester United, Tak Ada Permintaan Maaf
Jakarta, tvOnenews.com - Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, membuat klarifikasi panjang setelah pernyataannya terhadap manajemen menuai sorotan. Hal itu disampaikan setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid.
The Red Devils menderita kekalahan lagi dan kali ini di Liga Champions saat melawat ke Metropolitano pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Michael Carrick berada dalam sorotan, namun menurut Martinez, yang harusnya dikritisi adalah manajemen, terutama direktur teknis Jason Wilcox.
Dia mengatakan bahwa manajemen kurang memberikan dukungan berupa investasi pemain. Pernyataannya semata-mata adalah untuk mendukung Michael Carrick yang berada dalam tekanan publik.
"Saya mengharapkan lebih banyak dari direktur teknik kami. Saya harus jujur. Dan juga, sebagai pemain, kami harus berbuat lebih banyak,” kata Martinez kepada Amazon Prime.
Pernyataannya menuai sorotan dan bahkan kecaman dari sejumlah pihak. Kini, bek tengah Timnas Argentina itu membuat klarifikasi untuk menjelaskan bahwa dirinya memang merasa geram dan frustrasi setelah laga, jadi pernyataan tersebut bisa keluar dari mulutnya.
"Menyusul semua yang telah dikatakan tentang komentar saya kemarin, saya ingin berbagi beberapa pemikiran tentang apa yang saya katakan dan bagaimana perasaan saya. Setelah pertandingan, saya berbicara karena marah dan frustrasi karena tidak mendapatkan hasil yang kita semua inginkan,” katanya, dilansir Sky Sports.
"Mereka yang mengenal saya tahu bagaimana saya menjalani sepak bola, dengan penuh gairah, komitmen, dan keinginan besar untuk menang. Dan ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginan kami, itu menyakitkan, terutama ketika mewakili klub dengan sejarah dan reputasi seperti Manchester United,” sambungnya.
Eks bek tengah Ajax Amsterdam itu meminta publik memahami bahwa itu adalah perasaannya. Namun, dia tidak menyampaikan permintaan maafnya untuk hal itu.
"Kata-kata saya mencerminkan perasaan saya dan betapa saya ingin melihat klub ini bersaing untuk meraih gelar-gelar tertinggi. Standar tinggi tersebut adalah bagian dari cara saya memandang sepak bola dan tanggung jawab yang menyertai mengenakan seragam ini,” tandasnya.
Dia mengatakan bahwa pernyataannya tidak berupaya untuk menyudutkan beberapa pihak. Hanya saja, dia mengharapkan agar semua elemen di Manchester United memberikan yang lebih, termasuk dirinya.
"Ketika saya berbicara tentang keinginan untuk lebih, yang saya maksud adalah ambisi yang harus kita semua miliki sebagai bagian dari klub ini. Untuk terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan memiliki semua yang kita butuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Ini adalah standar yang harus kita pegang teguh, dimulai dari saya," katanya.
"Saya tahu bahwa, yang terpenting, kitalah, para pemain, yang harus memberikan hasil, dan saya memikul tanggung jawab itu. Kita perlu menuntut lebih banyak dari diri kita sendiri dan bekerja sama untuk membawa Manchester United kembali ke puncak," tambahnya.
Martinez meyakini bahwa siapa saja yang bekerja untuk klub pasti berupaya membantu agar mereka maju ke depan. Dirinya pun tidak ada bedanya, dan tetap berupaya mempersembahkan yang terbaik.
"Saya percaya pada rekan-rekan setim saya, manajer kami, dan semua orang yang bekerja untuk membantu klub ini maju. Saya yakin bahwa jalan ke depan adalah terus bekerja sama, dengan ambisi dan komitmen,” katanya.
"Tujuan saya tetap sama sejak hari pertama, untuk menang, untuk berkompetisi di level tertinggi, dan untuk memberikan semua yang saya miliki untuk lambang ini," pungkasnya. (rda)