news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Inter Milan di final Liga Champions.
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Minati Jay Idzes, Inter Milan Diterpa Isu Mafia usai Gagal Juara Liga Champions hingga Disebut Skandal Terbesar Sejak Calciopoli

Selagi dikaitkan dengan Jay Idzes, Inter Milan ramai diterpa isu mafia setelah gagal menjuarai Liga Champions hingga disebut sebagai skandal terbesar sejak Calciopoli.
Rabu, 4 Juni 2025 - 09:36 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Selagi dikaitkan dengan Jay Idzes, Inter Milan ramai diterpa isu mafia setelah gagal menjuarai Liga Champions hingga disebut sebagai skandal terbesar sejak Calciopoli.

I Nerazzurri baru saja menelan pil pahit setelah menderita kekalahan telak dengan skor 0-5 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions 2024-2025.

Kekalahan di Allianz Arena tersebut mengakhiri musim ini tanpa gelar satu pun setelah kalah satu poin dari Napoli dalam perebutan Scudetto di Serie A dan tersingkir dari semifinal Coppa Italia.

Jay Idzes berada di ujung tanduk
Sumber :
  • REUTERS

 

Inter merupakan salah satu klub yang sedang dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, jelang bursa transfer musim panas.

Namun, jelang bergerak di bursa transfer musim panas, dengan Jay Idzes termasuk dalam daftar pemain incaran, I Nerazzurri diterpa isu kurang sedap.

Laporan dari media Prancis, Foot Mercato, mengatakan bahwa Inter memiliki kaitan dengan mafia setelah memiliki sponsor yang tidak jelas hingga disebut terlibat dalam skandal terbesar sejak Calciopoli.

“Sponsor hantu, kaki-tangan FIGC, kaitan mafia: Inter Milan berada di pusaran skandal terbesar sejak Calciopoli!” demikian judul yang diberikan oleh Foot Mercato.

Denzel Dumfries di Inter Milan
Sumber :
  • REUTERS/Massimo Pinca

 

Laporan tersebut mengatakan bahwa ada keanehan dalam laporan keuangan hingga disebut memasuki era kegelapan.

“Setelah kolaps di lapangan, ada jurang di luar lapangan: Inter Milant idak diragukan lagi melalui pekan terburuk dalam sejarahnya,” tandas Footmercato.

“Kekalahan memalukan secara brutal di Liga Champions melawan PSG, kepergian Simone Inzaghi, pelatih dari musim bersejarah, dan kini, sebuah laporan eksplosif yang menyoroti laporan keuangan klub: Inter Milan melalui periode gelap,” tambahnya.

Menurut laporan tersebut, ada sebuah dokumen rahasia yang ditulis oleh penasihat keuangan yang mengungkap adanya ketidakteraturan, kedekatan dengan mafia dan campur tangan dari FIGC.

Gelandang Inter Milan, Nicola Zalewski
Sumber :
  • x.com/Inter

 

“Sebuah dokumen rahasia, yang ditulis oleh seorang penasihat keuangan yang beroperasi di London, mengungkap mekanisme pengelolaan keuangan yang dianggap tidak teratur, kedekatan yang mengkhawatirkan dengan kelompok-kelompok berpengaruh, dan campur tangan institusional yang meluas,” katanya.

“Antara sponsor fiktif, akuntansi kreatif, dan dugaan intervensi oleh FIGC untuk menghindari pengecualian dari kejuaraan, ini adalah keseluruhan sistem yang tampaknya telah memungkinkan klub Nerazzurri untuk berada di puncak meskipun realitas ekonomi, yang menurut laporan tersebut, seharusnya mengarah kepada likuidasi, pengecualian Serie A, atau bahkan degradasi ke divisi yang lebih rendah,” tambahnya.

Footmercato mengatakan bahwa laporan rahasia ini ditulis oleh banker asal London yang merupakan penasihat untuk grup yang tertarik membeli Inter Milan, dipublikasikan di situs Italia Affaritaliani.it dan juga ditayangkan oleh stasiun televisi Rai.

Ada pendapatan sekitar hampir 300 juta euro dari China ketika grup Suning mengambil alih kepemilikan pada tahun 2016.

Hasil Liga Champions: Inter Milan ke Final Liga Champions Usai Sukses Hancurkan Barcelona
Sumber :
  • Instagram/@inter

 

Mereka menghasilkan semua uang tersebut selama tiga musim dari 2016 hingga 2019 yang disebut mencurigakan oleh sang penulis laporan.

Mereka menggunakan uang tersebut untuk mengakali Financial Fair Play dan hal ini disebut ada kaitannya dengan FIGC.

Selagi klub-klub lain dihukum dengan lebih berat, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan membantu Inter untuk menghindari sanksi dan bahkan terkait dengan ultras yang terkoneksi dengan mafia.

Situasi ini tentu menjadi kabar buruk untuk Jay Idzes yang kabarnya sedang diminati oleh Inter Milan.

Selain Inter, sang kapten Timnas Indonesia itu juga kabarnya diminati oleh Juventus, AC Milan, dan Bologna. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral