Penyesalan Abadi AC Milan, Gagal Gaet Mesin Gol Bayern Munich yang Dulu Cuma 9 Juta Euro, Kini Harganya Tembus 140 Juta
- fcbayern.com
Jakarta, tvOnenews.com – Michael Olise kini menjelma sebagai salah satu winger paling mematikan di Eropa bersama Bayern Munich. Namun, di balik kesuksesannya saat ini, tersimpan cerita lama yang menyisakan penyesalan bagi AC Milan.
Tak banyak yang tahu, Rossoneri sebenarnya pernah berada sangat dekat untuk mengamankan jasa pemain asal Prancis tersebut. Semua bermula dari ketajaman insting Paolo Maldini saat masih menjabat sebagai direktur teknik klub.
Dilansir dari SportMediaset, pada 2021 lalu Maldini sudah mengidentifikasi Olise sebagai talenta masa depan. Saat itu, sang pemain masih berusia 19 tahun dan bermain di Reading, klub kasta kedua Liga Inggris.
Rencana Milan terbilang matang dan terukur. Olise akan direkrut dengan harga relatif murah, lalu dipinjamkan lebih dulu untuk mendapatkan menit bermain sebelum dipromosikan ke tim utama.
Nilai transfer yang dibutuhkan saat itu hanya sekitar 9 juta euro. Angka tersebut tergolong kecil untuk ukuran investasi jangka panjang di level sepak bola Eropa.
Namun, rencana itu tak pernah benar-benar terwujud. Crystal Palace bergerak lebih cepat dan berhasil mengamankan tanda tangan Olise untuk membawanya ke Premier League.
Dari titik itulah karier Olise mulai melesat. Ia berkembang pesat di Inggris sebelum akhirnya dilirik Bayern Munich sebagai salah satu prospek terbaik di posisinya.
Klub raksasa Jerman itu kemudian merekrutnya dengan nilai transfer mencapai 53 juta euro. Kini, valuasi Olise bahkan melonjak drastis hingga menyentuh angka 140 juta euro.
Performa Olise bersama Bayern memang sulit diabaikan. Ia telah mencatatkan puluhan kontribusi gol, menjadikannya salah satu pemain kunci di lini serang tim.
Musim ini saja, ia tampil luar biasa di Bundesliga. Kontribusi gol dan assist yang terus mengalir membuat namanya semakin diperhitungkan di level tertinggi.
Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry, bahkan memberikan pujian khusus untuknya. Ia menilai Olise memiliki cara berpikir yang berbeda dibanding pemain lain.
Menurut Henry, Olise bukan sekadar pemain dengan teknik tinggi. Ia juga memiliki visi permainan yang tajam dan kemampuan membaca situasi yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Load more