- REUTERS/Daniele Mascolo
Drama Konyol di San Siro! Allegri Ngamuk dan Diusir Wasit, Padahal AC Milan Diselamatkan VAR
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan AC Milan atas Lazio di San Siro bukan hanya meninggalkan cerita soal tiga poin krusial. Laga itu juga menghadirkan drama panas yang melibatkan pelatih Massimiliano Allegri di menit-menit akhir pertandingan.
AC Milan memang berhasil menang 1-0 dan naik sementara ke puncak klasemen Serie A. Namun, suasana pertandingan berubah tegang ketika waktu tambahan memasuki detik-detik terakhir.
Para pemain Lazio mengerubungi wasit dan menuntut penalti setelah dugaan handball yang melibatkan Strahinja Pavlovic. Situasi semakin panas ketika VAR mulai meninjau momen tersebut dan stadion seolah menahan napas menunggu keputusan.
Allegri terlihat sangat tidak sabar menunggu proses pemeriksaan VAR itu. Ia tampak yakin wasit akan menunjuk titik putih dan memberikan peluang emas bagi Lazio untuk menyamakan kedudukan.
Emosi Allegri memuncak dan ia mulai melontarkan protes keras ke arah wasit Giuseppe Collu. Gestur serta ucapannya yang dianggap berlebihan membuat wasit tak ragu mengeluarkan kartu merah untuk sang pelatih.
Setelah kartu merah itu, keributan belum berhenti karena Allegri juga sempat adu argumen dengan salah satu staf pelatih Lazio. Perdebatan singkat tersebut membuat suasana makin panas dan kedua belah pihak harus dipisahkan perangkat pertandingan.
Ironisnya, saat Allegri berjalan menuju lorong stadion dengan wajah penuh frustrasi, keputusan VAR akhirnya diumumkan. Wasit menyatakan bahwa insiden tersebut bukan penalti dan permainan dilanjutkan sebentar sebelum peluit panjang dibunyikan.
Artinya, seluruh amarah dan protes Allegri sebenarnya terjadi sebelum ia mengetahui bahwa Milan justru lolos dari ancaman penalti. Keputusan itu membuat kartu merah yang ia terima terasa semakin pahit.
Usai laga, Allegri memberikan penjelasan ringan mengenai insiden yang membuatnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Ia menegaskan bahwa kalimat yang ia lontarkan sebenarnya tidak bermaksud menyinggung siapa pun.
“Saya hanya bilang, ‘Sial, setiap kali kamu memimpin, pasti ada masalah.’ Itu bercanda karena dia juga wasit saat kami melawan Cremonese,” ujar Allegri, dikutip dari Sempremilan. Ia memastikan ucapannya tidak diniatkan sebagai penghinaan.
Meski begitu, insiden tersebut menunjukkan betapa intensnya tensi di lapangan saat Milan berjuang mempertahankan kemenangan tipis itu. Ketegangan ini kemungkinan besar akan terbawa ke pertemuan berikutnya saat Milan dan Lazio kembali bertemu di ajang Coppa Italia.
Dengan kemenangan ini, Milan boleh bernapas lega, tetapi drama kartu merah Allegri menjadi pengingat bahwa emosi kerap meledak di momen-momen krusial. Kini, yang tersisa hanyalah menunggu apakah duel berikutnya akan berlangsung lebih damai atau justru semakin panas.
(sub)