news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Alvaro Arbeloa alami kekalahan di laga debutnya bersama Real Madrid.
Sumber :
  • REUTERS/Pablo Morano

Situasi Ruang Ganti Real Madrid usai Kalah dari Tim Kasta Kedua Liga Spanyol Terungkap

Jurnalis asal Spanyol membeberkan situasi di ruang ganti Real Madrid setelah kekalahan dari tim kasta kedua Liga Spanyol, Albacete. Itu merupakan laga debut Alvaro Arbeloa.
Kamis, 15 Januari 2026 - 12:16 WIB
Editor :

 

Jakarta, tvOnenews.com - Jurnalis asal Spanyol membeberkan situasi di ruang ganti Real Madrid setelah kekalahan dari tim kasta kedua Liga Spanyol, Albacete. Itu merupakan laga debut Alvaro Arbeloa.

Los Blancos memulai era baru setelah memutuskan berpisah dengan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) lalu. Mereka mempromosikan Arbeloa sebagai pelatih penggantinya.

Arbeloa hanya melatih di tim Castilla selama enam bulan sebelum mendapatkan promosi ini. Kiprahnya juga tidak terbilang fenomenal.

Laga debutnya bersama tim senior Madrid pun berakhir dengan kemalangan. Los Blancos dihantam dengan skor 2-3 oleh tim kasta kedua Liga Spanyol, Albacete, dalam duel di babak 16 besar Copa del Rey.

Itu terjadi pada Kamis (15/1/2026) dini hari tadi WIB. Madrid sudah dua kali tertinggal dari Albacete melalui Javi Villar dan Jefte Betancor.

Mereka hanya bisa menyamakan skor di masa injury time babak pertama melalui Franco Mastantuono. Kemudian, pada masa injury time babak kedua melalui Gonzalo Garcia.

Sayangnya, hanya beberapa menit sebelum duel berakhir, Albacete mencetak gol kemenangan. Jefte Betancor kembali membubuhkan namanya di papan skor untuk mengamankan kemenangan 3-2.

Situasi ini membuat keadaan semakin pelik setelah drama pemecatan Xabi Alonso. Ada kabar yang beredar bahwa terjadi perpecahan di ruang ganti Los Blancos.

Sesudah pertandingan melawan Albacete, situasi ruang ganti Madrid makin panas. Sebagaimana dilaporkan oleh jurnalis Spanyol, Jose Luis Sanchez, via Madrid Xtra, ruang ganti Los Blancos terlihat seperti pemakaman setelah kekalahan itu.

Mereka sepenuhnya bungkam setelah kehilangan gelar kedua secara beruntun hanya beberapa hari usai dikandaskan Barcelona dengan skor 2-3 di final Piala Super Spanyol.

Arbeloa mengatakan bahwa itu adalah kesalahannya setelah laga. Dia enggan untuk menyalahkan pemain atau siapa pun.

“Selalu, di klub ini, sebuah hasil imbang itu buruk, sebuah tragedi. Itu menyakitkan dan saya yakin bahwa para fans tersakiti,” kata Arbeloa, dilansir Football Espana.

“Kami tahu kesulitannya, kami melihatnya melawan Talavera. Saya bertanggung jawab dan bersalah. Soal line-up, perubahannya, saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain dan memulihkan diri untuk hari Sabtu [duel berikutnya melawan Levante],” tambahnya.

Laga berikutnya, Real Madrid akan menjamu Levante di Santiago Bernabeu dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Spanyol. Duel berlangsung di Santiago Bernabeu pada Sabtu (17/1/2026) malam WIB. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:20
02:48
05:35
02:43
02:14
02:06

Viral