news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Rencana Transfer Inter Milan di Musim Dingin: Beppe Marotta Enggan Gegabah Cari Pengganti Denzel Dumfries

Inter Milan memilih bersikap realistis dalam menyikapi bursa transfer Januari 2026. Klub berjuluk Nerazzurri itu dipastikan tidak akan melakukan belanja besar.
Selasa, 20 Januari 2026 - 09:21 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comInter Milan memilih bersikap realistis dalam menyikapi bursa transfer Januari 2026. Klub berjuluk Nerazzurri itu dipastikan tidak akan melakukan belanja besar dalam waktu dekat, meski kebutuhan tim terbilang cukup mendesak.

Sebagai pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan sejatinya berada dalam posisi ideal untuk memperkuat skuad. Namun, manajemen klub justru memilih menahan diri demi menjaga keseimbangan finansial serta kesinambungan proyek jangka panjang.

Laporan media Italia, Il Giorno, menyebut jajaran petinggi Inter telah mengambil keputusan strategis terkait kebijakan transfer. Perekrutan pemain berlabel bintang baru akan difokuskan pada bursa transfer musim panas mendatang.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan matang. Inter menilai jendela transfer Januari kerap menghadirkan risiko besar, baik dari sisi harga pemain maupun dampaknya terhadap struktur tim.

Salah satu posisi yang sempat menjadi perhatian utama adalah sektor bek sayap kanan. Absennya Denzel Dumfries akibat cedera membuat Inter sempat diprediksi akan bergerak agresif di pasar transfer.

Namun, perkembangan positif dalam proses pemulihan Dumfries mengubah rencana tersebut. Staf pelatih menilai pemain asal Belanda itu berpeluang kembali lebih cepat dari perkiraan awal.

Dengan situasi tersebut, Inter tidak merasa perlu mengeluarkan dana besar untuk mencari pengganti sementara. Manajemen memilih bersabar sembari memaksimalkan sumber daya yang tersedia di dalam skuad.

Meski demikian, Inter tetap membuka opsi alternatif sebagai solusi jangka pendek. Nama Ivan Perisic, pemain senior PSV Eindhoven, disebut masuk dalam radar manajemen.

Pengalaman panjang Perisic bersama Inter menjadi nilai tambah tersendiri. Kendati begitu, Nerazzurri hanya akan bergerak jika kesepakatan dapat dicapai dengan syarat yang benar-benar menguntungkan klub.

Inter juga sempat mencoba memulangkan Joao Cancelo ke Stadion Giuseppe Meazza. Sayangnya, bek asal Portugal tersebut lebih memilih melanjutkan kariernya bersama Barcelona.

Gagal mendapatkan Cancelo membuat Inter semakin berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnya. Klub tidak ingin mengulang kesalahan dengan merekrut pemain yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan tim.

Alih-alih terburu-buru, Inter memilih memantau dinamika pasar hingga hari-hari terakhir bursa transfer. Jika muncul peluang ideal, manajemen siap bergerak cepat dengan perhitungan yang tetap terukur.

Jika tidak, fokus penuh akan dialihkan ke bursa transfer musim panas. Pada periode tersebut, Inter berencana melakukan perekrutan bek sayap baru dengan perencanaan yang lebih matang.

Salah satu nama yang mulai mencuat sebagai target utama adalah Marco Palestra. Pemain muda tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dalam sistem permainan Inter.

Langkah Inter ini mencerminkan pendekatan yang lebih tenang dan rasional. Klub ingin memastikan setiap keputusan transfer benar-benar memberikan dampak positif bagi performa tim.

Di tengah tekanan untuk terus bersaing di papan atas Serie A dan kompetisi Eropa, Inter memilih jalan yang tidak populer namun strategis. Kebijakan ini menegaskan bahwa kesuksesan tidak selalu harus dibangun melalui belanja besar dalam waktu singkat.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral