- tottenhamhotspur.com
Bursa Transfer AC Milan: Satu Nama Baru dalam Daftar Belanja Rossoneri, Bek Monster Rumania yang Diabaikan Klub Inggris
Jakarta, tvOnenews.com – AC Milan masih bergerak aktif di bursa transfer musim dingin dengan tujuan menambal satu sektor krusial jelang paruh kedua musim. Lini belakang Rossoneri membutuhkan tambahan tenaga, terutama di posisi bek tengah.
Dilansir dari Tuttomercatoweb, nama terbaru yang masuk radar Milan adalah Radu Dragusin. Ketertarikan ini sejatinya bukan hal baru, mengingat Rossoneri pernah memantau sang pemain sebelum ia hijrah ke Tottenham Hotspur.
Kebutuhan Milan akan bek tambahan tak bisa dilepaskan dari kondisi skuad saat ini. Cedera, opsi rotasi yang terbatas, serta padatnya jadwal membuat sektor pertahanan rawan kehilangan stabilitas.
Situasi tersebut memaksa manajemen bergerak cepat pada bursa Januari ini. Namun, seperti yang kerap terjadi di bursa musim dingin, proses mendatangkan pemain tidak pernah berjalan sederhana.
Sebelum nama Dragusin mencuat, sejumlah bek top sempat dikaitkan dengan Milan. Joe Gomez dan Kim Min-jae termasuk di antara pemain yang masuk dalam daftar pantauan Rossoneri.
Sayangnya, setiap opsi selalu berujung pada kendala serupa. Klub pemilik enggan melepas pemain di tengah musim atau memasang banderol yang dinilai terlalu tinggi.
Alhasil, Milan harus bersabar dan mencoba berbagai skenario. Pendekatan dilakukan satu per satu sambil menunggu celah yang memungkinkan terjadinya transfer.
Dalam konteks itulah, nama Dragusin kembali mencuat ke permukaan. Bek asal Rumania ini dinilai sebagai opsi yang lebih realistis dibanding target lain yang sulit dijangkau secara finansial.
Dragusin sendiri bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Ia sempat mencuri perhatian saat tampil di Serie A sebelum akhirnya pindah ke Tottenham dengan ekspektasi besar.
Namun, perjalanannya di London Utara belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Minimnya menit bermain membuka peluang bagi Dragusin untuk mencari tantangan baru.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, Milan telah menjalin kontak dengan Tottenham dalam beberapa jam terakhir. Pembicaraan tersebut difokuskan pada kemungkinan membawa Dragusin kembali ke Italia.
Massimiliano Allegri disebut sangat menginginkan tambahan bek tengah dalam waktu dekat. Sementara itu, Igli Tare bekerja di balik layar untuk mewujudkan permintaan sang pelatih.
Rossoneri dikabarkan mengajukan skema peminjaman dengan opsi pembelian. Formula ini dianggap ideal karena memberi Milan ruang evaluasi sebelum mengambil keputusan permanen.
Di sisi lain, Tottenham memiliki pandangan berbeda terkait struktur transfer. Spurs lebih condong pada kesepakatan dengan kewajiban membeli, meski disertai sejumlah klausul tertentu.
Perbedaan pandangan inilah yang membuat proses transfer Dragusin belum menemukan titik temu. Kedua klub masih berusaha menyelaraskan kepentingan masing-masing.
Tottenham disebut menginginkan klausul kewajiban beli yang relatif mudah dipenuhi. Namun, mereka tidak ingin syarat tersebut bergantung pada target berat seperti finis di empat besar.
Sebaliknya, Milan berharap memiliki keleluasaan hingga enam bulan ke depan. Periode tersebut dinilai krusial untuk menilai perkembangan tim, termasuk peluang lolos ke Liga Champions.
Dengan keunggulan poin yang cukup jauh di klasemen, Spurs merasa posisi mereka relatif aman. Kondisi ini membuat mereka tidak terburu-buru menerima skema yang terlalu menguntungkan Milan.
Bagi Rossoneri, kesabaran menjadi kunci dalam situasi ini. Manajemen tidak ingin tergesa-gesa mengambil keputusan yang berisiko secara finansial.
Perburuan Dragusin pun kini berada di fase negosiasi yang menentukan. Apakah kesepakatan bisa tercapai sangat bergantung pada kompromi kedua belah pihak.
Jika berhasil, Milan akan mendapatkan bek yang sudah memahami atmosfer Serie A. Jika gagal, Rossoneri harus kembali mencari solusi lain di pasar yang kian sempit.
Yang jelas, kebutuhan akan bek baru tak bisa diabaikan lebih lama. Bursa Januari menjadi ujian penting bagi manajemen Milan dalam menjaga keseimbangan antara ambisi dan realitas.
(sub)