news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Benfica Jose Mourinho.
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Rocha

Jose Mourinho Langsung Sindir Para Penghujatnya usai Benfica Permalukan Real Madrid di Liga Champions

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, langsung menyindir para penghujatnya menyusul kemenangan atas Real Madrid. Mereka berhasil melanjutkan kiprahnya ke babak knockout Liga Champions 2025-2026.
Kamis, 29 Januari 2026 - 07:44 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, langsung menyindir para penghujatnya menyusul kemenangan atas Real Madrid. Mereka berhasil melanjutkan kiprahnya ke babak knockout Liga Champions 2025-2026.

As Aguias menjamu Los Blancos pada partai terakhir di fase liga pentas Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari tadi WIB. Mereka memerlukan kemenangan setelah ditaklukkan Juventus dengan skor 0-2 pada laga sebelumnya.

Benfica mengawali laga dengan kesulitan, lantaran Kylian Mbappe sudah membawa Real Madrid unggul di menit ke-30. Namun, publik Estadio da Luz dibuat bergemuruh oleh gol Andreas Schjelderup pada enam menit kemudian.

Gol kedua Schjelderup dan penalti Vangelis Pavlidis di babak kedua membalikkan keadaan menjadi 3-1. Namun, Madrid mengejar lewat gol kedua Mbappe.

Jika laga berakhir dengan skor 3-2, maka itu tidak akan cukup bagi Benfica untuk lolos meski Olympique Marseille menderita kekalahan telak 0-3 dari Club Brugge di partai lain. Mereka memerlukan satu gol lagi dan keajaiban terjadi di masa injury time.

Madrid kehilangan dua pemainnya, Raul Asencio dan Rodrygo Goes, karena dikartu merah pada masa injury time. Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, kemudian menciptakan keajaiban dalam situasi bola mati.

Trubin mencetak gol melalui tandukan di menit ke-98 dan membawa Benfica mengakhiri laga dengan skor 4-2. Di klasemen, ini berimplikasi kepada keberhasilan Benfica masuk ke 24 besar, menggeser Marseille ke peringkat ke-25 alias di luar zona kelolosan, karena keunggulan selisih gol.

Kiper Benfica Anatoliy Trubin cetak gol ke gawang Real Madrid
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Benfica berhasil menghadirkan mukjizat di menit-menit akhir, namun mereka tidak melalui musim yang gemilang sejauh ini. Mereka tertinggal 10 poin dari FC Porto di Liga Portugal dan Jose Mourinho dalam tekanan.

Pelatih berjuluk The Special One itu sudah sering menjadi sasaran kritikan publik dalam kariernya. Tak ayal, dia mengalami juga ketika melatih tim ibu kota Portugal ini.

Setelah kemenangan atas Madrid, Mourinho menyinggung para kritikusnya. Dia berharap agar mereka tidak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari balkon.

“Satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah sedikit rasa hormat. Saya harap mereka tidak melakukan bunuh diri atau lompat dari balkon,” kata Mourinho, dilansir media Inggris, Metro.

“Tenanglah, Benfica akan kalah dan mereka akan mampu untuk menghina kami lagi. Satu-satunya hal yang saya minta adalah sedikit rasa hormat,” tambahnya.

Di fase playoff 16 besar, Benfica berpotensi jumpa Real Madrid lagi. Sebab, tim peringkat kesembilan atau ke-10 akan menjadi lawan untuk tim yang finis ke-23 atau ke-24.

Benfica berpotensi jumpa Madrid atau Inter Milan. Sedangkan Los Blancos, jika tak jumpa Benfica, maka akan menghadapi Bodo/Glimt. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:53
05:36
05:33
01:17
02:15

Viral