- REUTERS/Matteo Ciambelli
Alessandro Bastoni Akhirnya Minta Maaf soal Kartu Merah Pierre Kalulu: Saya Tidak Mengira Akan Sebesar Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, buka suara seiring dengan insiden pada laga kontra Juventus. Dia merayakan kartu merah Pierre Kalulu yang berujung kepada kemenangan 3-2.
Nerazzurri bertandang ke Norwegia untuk duel playoff 16 besar Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari nanti WIB. Mereka akan bermain menghadapi Bodo/Glimt.
Bastoni tampil di depan media untuk konferensi pers, masih hangat dari kontroversi yang terjadi di Derby d’Italia. Sang bek tengah telah menjadi sasaran hujatan seiring dengan aksi diving dan juga perayaannya atas kartu merah Kalulu.
“Saya ingin datang ke sini karena banyak, banyak hal yang terjadi ketimbang yang saya kira atau bayangkan setelah hari Sabtu. Saya menunggu beberapa hari untuk mencerna apa yang terjadi,” kata Bastoni kepada Sky Sport Italia.
“Yang saya rasakan adalah adanya kontak dengan lengan saya, yang mana ditekankan ketika saya melihatnya kembali. Saya di sini untuk bertanggung jawab,” tambahnya.
“Yang saya sesali adalah tindakan saya setelahnya. Seorang manusia ada untuk membenarkan kesalahannya, namun juga tugas untuk mengakuinya. Itulah sebabnya saya di sini,” katanya.
Sang bek tengah Timnas Italia mengaku merasakan sentuhan dari Kalulu, namun mengaku meminta maaf untuk reaksinya karena berselebrasi atas kartu merah tersebut.
“Manusia berhak untuk membuat kesalahan, tetapi juga berkewajiban untuk mengakui kesalahan tersebut, jadi saya di sini karena alasan itu. Saya menyesal telah bereaksi seperti itu, sudah sepatutnya saya mengakui kesalahan saya.
Bastoni berterima kasih kepada publik yang hanya sebatas memanggilnya bodoh, seiring dengan banyaknya laporan tentang bully yang mencuat terhadapnya. Namun, dia mengharapkan agar insiden ini tidak mendefinisikan karakternya.
“Namun, karier dan karakter saya seharusnya tidak ditentukan oleh insiden seperti ini. Saya tidak menyangka akan menimbulkan kehebohan sebesar ini, saya melihat banyak kemunafikan, saya mendengar orang-orang dalam mengatakan hal-hal yang seharusnya tidak diucapkan di surga atau di bumi,” tukasnya.
“Saya berterima kasih kepada mereka yang hanya menyebut saya ‘bodoh’ dan membiarkannya begitu saja,” pungkas Bastoni. (rda)