- Ajax Amsterdam Official
Maarten Paes Debut, Pelatih Ajax Amsterdam Justru Soroti Kiper NEC Nijmegen usai Gagal Menang
"Tentu saja, kami unggul 1-0 dan memiliki peluang lain tepat setelah kick-off. Menurut saya, kiper (Gonzalo Crettaz) menyelamatkannya dengan brilian," kata Grim.
"Tapi setelah itu, saya pikir NEC memainkan permainan yang lebih jantan. Sekali lagi: secara fisik jauh lebih kuat," sambungnya.
Ajax sebenarnya sempat berada dalam situasi genting pada menit ke-24. Gawang Paes sempat dibobol oleh Sami Ouaissa, tetapi gol tersebut dianulir setelah VAR memastikan adanya posisi offside.
Tuan rumah kemudian mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum. Pada menit ke-39, Mika Godts sukses menuntaskan skema serangan terorganisir dan membawa Ajax unggul 1-0.
Keunggulan tersebut memberi sedikit kelegaan bagi publik Amsterdam. Namun, keunggulan itu belum cukup untuk mengamankan kemenangan hingga akhir laga.
Memasuki paruh kedua, NEC kembali meningkatkan tekanan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-57 saat Darko Nejasmic mencetak gol penyama kedudukan.
Setelah gol tersebut, ritme pertandingan semakin terbuka dan keras. Meski kedua tim berusaha mencari gol tambahan, skor 1-1 tak berubah hingga laga usai, membuat debut Paes bersama Ajax belum berujung kemenangan meski performanya patut diapresiasi.
"Kita perlu lebih tegas dalam situasi bola mati. Kita harus berani menghadang lawan, tetap fokus pada bola, dan tidak berpaling. Kita perlu lebih jantan dan menunjukkan kekuatan dalam duel," ucap Grim.
"Secara keseluruhan, kita kekurangan tinggi badan dan kekuatan, jadi kita harus membuat pilihan. Kita harus menantang diri sendiri dan tidak membiarkan Kaplan menyundul bola dengan mudah," lanjutnya.
Selain itu, Grim menilai bahwa NEC Nijmegen sejatinya lebih mendominasi permainan. Ia mengaku jika tamunya memiliki kekuatan dan daya bertahan yang luar biasa.
"NEC mendominasi hari ini. Itu karena kekuatan dan daya tahan mereka. Kami tidak masuk ke dalam permainan dan tidak melakukan pergerakan yang berarti. Saat itulah keadaan menjadi sulit dan Anda berakhir dalam pertandingan seperti ini," pungkasnya.
(igp/rda)