- REUTERS/Claudia Greco
Liga Champions: Misi Inter Milan Comeback 1-3 Makin Terang, Nerazzurri Dapat Satu Kabar Baik Jelang Hadapi Bodo/Glimt di San Siro
Jakarta, tvOnenews.com – Kabar baik datang untuk Inter Milan jelang laga krusial kontra Bodo/Glimt di San Siro. Denzel Dumfries akhirnya kembali masuk skuad setelah absen lebih dari tiga bulan akibat cedera serius.
Dilansir dari Sport Mediaset, nama Dumfries tercantum dalam daftar pemain yang dipanggil Cristian Chivu untuk pertandingan penting tersebut. Kehadirannya menjadi suntikan moral tersendiri bagi tim yang tengah memburu tiket ke babak 16 besar Liga Champions.
Sejak awal November lalu, Dumfries harus menepi karena cedera pergelangan kaki yang cukup parah. Kondisi itu bahkan mengharuskannya naik ke meja operasi pada awal Desember demi mempercepat proses pemulihan.
Banyak pihak awalnya memperkirakan ia baru bisa merumput pada Maret. Namun, proses rehabilitasi berjalan lebih cepat dari prediksi sehingga membuka peluang comeback lebih dini dari jadwal.
Meski sudah kembali ke dalam skuad, Dumfries belum tentu langsung tampil sebagai starter. Kondisi kebugaran dan ritme pertandingan menjadi pertimbangan utama tim pelatih.
Luis Henrique disebut-sebut masih lebih diunggulkan untuk mengisi sisi kanan sejak menit pertama. Pemain asal Brasil itu dinilai lebih siap secara fisik dan mampu menjaga konsistensi dalam beberapa laga terakhir.
Namun, kehadiran Dumfries tetap memberi dimensi berbeda bagi Inter. Pengalamannya di laga-laga besar Eropa bisa menjadi pembeda saat tim membutuhkan dorongan ekstra.
Inter saat ini berada dalam situasi yang tidak ideal setelah kalah 1-3 pada leg pertama di Norwegia. Defisit dua gol membuat mereka wajib tampil agresif sekaligus disiplin sepanjang pertandingan.
Dalam skenario seperti itu, sosok seperti Dumfries bisa menjadi kartu truf dari bangku cadangan. Kecepatan dan daya jelajahnya di sisi kanan mampu membuka ruang serta menciptakan tekanan tambahan bagi lini pertahanan lawan.
Selain aspek teknis, kembalinya Dumfries juga berdampak secara psikologis. Rekan-rekan setim mendapatkan tambahan kepercayaan diri setelah melihat salah satu pilar penting kembali merumput.
Bagi Dumfries sendiri, laga ini menjadi momen pembuktian setelah melalui masa sulit dalam pemulihan cedera. Ia tentu ingin menunjukkan bahwa absen panjang tidak menggerus kualitas dan determinasi yang dimilikinya.
San Siro pun berpotensi menjadi saksi comeback emosional sang wingback. Jika dimainkan, meski hanya beberapa menit, setiap sentuhannya bisa memantik semangat baru bagi Nerazzurri.
Kini semua mata tertuju pada keputusan Cristian Chivu. Apakah Dumfries akan langsung diberi peran signifikan atau disimpan sebagai senjata rahasia, yang jelas kembalinya sang bintang Belanda membuka harapan baru bagi Inter di malam penentuan.
(sub)