- REUTERS/Daniele Mascolo
Cristian Chivu Peringatkan Inter Milan, Ini Satu Hal yang Wajib Dilakukan untuk Mengalahkan Bodo/Glimt
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memperingatkan anak-anak asuhnya jelang melawan Bodo/Glimt. Mereka harus mewaspadai satu hal demi bisa bangkit di leg kedua playoff Liga Champions 2025-2026.
I Nerazzurri akan menjamu Bodo/Glimt di Stadio San Siro dengan tekad untuk bangkit setelah kekalahan dengan skor 1-3. Mereka berada dalam tekanan untuk menang dengan margin setidaknya tiga gol.
Berbeda dengan di leg pertama, Inter bakal diuntungkan dengan tampil di kandang. Mereka juga sudah mempelajari Bodo/Glimt dengan lebih mendalam pada saat ini.
Chivu mengatakan bahwa Nerazzurri tidak akan mengubah apa pun. Namun demikian, dia mengharapkan timnya untuk tidak merasa tertekan.
Sang pelatih asal Rumania berharap agar anak-anak asuhnya tetap menjaga kepala tetap jernih dalam situasi ini. Dia meyakini bahwa Inter bakal mampu melakukannya.
“Tidak ada yang berubah; kita harus turun ke lapangan untuk menang dan menyadari bahwa kita mampu melakukannya. Kita tidak boleh merasa tertekan untuk mencetak dua atau tiga gol agar lolos,” kata Chivu dalam konferensi pers, dilansir dari Football-Italia.
Dia juga mengatakan ba hwa Inter perlu mewaspadai transisi dari Bodo/Glimt. Sebab, tim asal Norwegia itu memiliki serangan balik yang mematikan.
“Kita harus melakukan yang terbaik, dengan pikiran jernih untuk memahami momen-momen dalam pertandingan, mengetahui bahwa kita adalah tim yang mampu membalikkan hasil negatif. Kita harus menyadari bahwa kita perlu menjaga keseimbangan karena Bodo sangat berbahaya dalam transisi,” tambahnya.
Chivu mengaku menyesali hasil dari leg pertama. Dia merasa bahwa Inter Milan sebenarnya bisa menjadi lebih baik lagi.
“Ada banyak kekecewaan karena kami seharusnya bisa berbuat lebih banyak. Kami harus berbuat lebih banyak. Pada akhirnya, kami pantas mendapatkan hasil ini,” katanya.
Mereka langsung mengalihkan perhatian kepada pertandingan melawan Lecce dan berhasil merengkuh kemenangan dengan skor 2-0 pada laga tersebut.
“Kami langsung fokus pada pertandingan hari Sabtu, yang sama pentingnya. Dan, sejak Sabtu, kami terus memikirkan hal ini. Kami akan bermain hanya 72 jam setelah pertandingan terakhir. Di Lecce, bahkan kurang dari 72 jam dari pertandingan sebelumnya, termasuk perjalanan kembali ke Milan dan penerbangan ke Lecce,” tukasnya.