news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu.
Sumber :
  • REUTERS/Claudia Greco

Singgung Keuntungan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Keluhkan Jadwal Padat usai Inter Milan Resmi Tersingkir dari Liga Champions

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan seusai disingkirkan oleh Bodo/Glimt. Mereka harus mengakhiri petualangan di Liga Champions pada babak playoff 16 besar.
Rabu, 25 Februari 2026 - 07:33 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan seusai disingkirkan oleh Bodo/Glimt. Mereka harus mengakhiri petualangan di Liga Champions pada babak playoff 16 besar.

Nerazzurri menjamu Bodo/Glimt di Stadio San Siro pada Rabu (25/2/2026) dini hari tadi WIB. Mereka perlu berjuang dari ketertinggalan 1-3 pada leg pertama.

Butuh dua gol untuk sekadar menyamakan agregat, Inter kesulitan untuk menghadapi pertahanan Bodo/Glimt. Mereka pada akhirnya tidak mampu mencetak gol sama sekali hingga jeda turun minum.

Inter malah kebobolan dua kali di babak kedua melalui Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen. Gol Alessandro Bastoni hanya mampu menipiskan ketertinggalan.

Nerazzurri tetap tersingkir setelah kekalahan 1-2 di leg kedua, dengan agregat 2-5. Hal ini terjadi ketika mereka baru meraih kepercayaan diri di Liga Italia.

Inter Milan berada di puncak klasemen sementara kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, dengan keunggulan 10 poin dari pesaing terdekatnya, AC Milan. Namun, mereka justru tak berkutik ketika menghadapi Bodo/Glimt.

Duel yang diselenggarakan di babak playoff 16 besar Liga Champions diselenggarakan dalam kurun waktu sepekan saja. Inter pun masih harus tampil di Liga Italia dengan menghadapi Lecce, yang berhasil dimenangkan dengan skor 2-0, pada akhir pekan.

Cristian Chivu mengakui bahwa ada kekecewaan besar yang menggerogoti timnya setelah kekalahan ini. Namun, sang pelatih asal Rumania mengakui bahwa mereka kesulitan untuk bermain setiap tiga hari sekali.

“Sulit untuk menemukan energi ketika Anda bermain setiap tiga hari. Saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain saya, karena mereka telah berusaha keras malam ini,” kata Chivu kepada Sky Sport Italia.

“Jika kami berhasil memecah kebuntuan, mungkin akan membangkitkan lebih banyak antusiasme, tetapi sangat sulit ketika mereka bertahan dengan 10 pemain,” tambahnya.

Di sisi lain, Bodo/Glimt hanya fokus di Liga Champions pada saat ini. Sebab, Liga Norwegia sedang masuk jeda kompetisi, dan itu membuat mereka bisa fokus sepenuhnya kepada kompetisi Eropa.

“Ada kekecewaan besar, karena kami ingin setidaknya bersaing di Eropa, tetapi kami melawan tim yang memainkan empat pertandingan dalam tiga bulan terakhir, semuanya di Liga Champions,” katanya, mengacu kepada Bodo/Glimt.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

16:29
02:24
01:58
03:04
04:43
04:23

Viral