- Instagram/cristiano
Sempat Mogok Main, Seperti Apa Hubungan Ronaldo dengan Al Nassr? Jurnalis Italia: Ada Masalah
tvOnenews.com - Atmosfer sepak bola Arab Saudi mendadak mencekam pada musim 2025/2026.
Alih-alih selebrasi "Siuuu", publik justru dikejutkan oleh aksi mogok tanding sang ikon Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dalam dua laga beruntun.
Langkah ekstrem CR7 ini dikabarkan dipicu oleh api amarah terhadap kebijakan transfer Public Investment Fund (PIF) yang dinilai "pilih kasih" terhadap klub-klub rival.
- Al Nassr
Puncak kekecewaan Ronaldo meledak saat melihat pasifnya Al Nassr di bursa musim dingin, sementara Al Hilal justru semakin perkasa dengan membajak Karim Benzema.
Meski kini sang megabintang telah kembali merumput, misteri mengenai hubungan sebenarnya antara Ronaldo dan manajemen Al Nassr masih menyisakan tanda tanya besar.
Fernando Hierro: Ronaldo bukan sosok "pengatur"
- YouTube/FilMarma في المرمى
Di tengah badai spekulasi, pembelaan datang dari sosok yang sangat mengenal karakter Ronaldo, Fernando Hierro.
Legenda Real Madrid yang pernah menjabat sebagai Direktur Olahraga Al Nassr ini menegaskan bahwa integritas CR7 tetap tak tergoyahkan.
Dalam program televisi Arab Saudi, FilMarma, Hierro meluruskan persepsi publik bahwa Ronaldo bukanlah sosok yang mendikte manajemen.
"Cristiano Ronaldo tidak pernah ikut campur dalam pekerjaan kami (manajemen Al Nassr). Dia sangat mendukung," ujar Fernando Hirerro, dikutip YouTube FilMarma في المرمى pada Jumat (13/2/2026).
Hierro juga menambahkan bahwa meski Ronaldo dikenal vokal, setiap idenya murni demi kejayaan klub.
- YouTube/FilMarma في المرمى | Instagram/cristiano
"Dia berbagi ide-idenya dengan saya. Dia memiliki ikatan yang kuat dengan klub, dia selalu ingin menjadi pemain dan berupaya meraih prestasi."
"Kepentingan klub selalu menjadi prioritas. Kami bertukar pendapat demi kepentingan tim," jelas Hierro.
Bagi Hierro, dedikasi Ronaldo di lapangan tetap menjadi standar tertinggi.
"Dia (Ronaldo) selalu memberikan 100% (dalam segala hal). Para pemain selalu melihatnya sebagai panutan dan contoh bagi semua orang," tegasnya.
Bukan Al Nassr vs Ronaldo
- X/AlNassrFC
Tabir gelap di balik aksi protes Ronaldo akhirnya dikupas tuntas oleh pakar transfer dunia, Fabrizio Romano.
Melalui kanal YouTube-nya, Romano meluruskan bahwa kemarahan Ronaldo sama sekali tidak ditujukan kepada klub Al Nassr, melainkan kepada pihak otoritas yang lebih tinggi.
"Ini penting karen saya melihat banyak laporan dan orang-orang tidak tahu persis bagaimana situasinya, tapi Cristiano Ronaldo memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang-orang di klub, dengan manajemen, staf, pelatih, rekan setim, hingga orang-orang yang bekerja setiap hari dengannya di Al Nassr," ujar Romano dalam videonya, dikutip Rabu (18/2/2026).
Romano menegaskan adanya garis merah yang sangat jelas dalam konflik ini. Aksi mogok main tersebut adalah bentuk protes langsung kepada pihak pengelola liga (PIF), bukan bentuk pembangkangan terhadap klub.
"Jadi ada masalah, tapi bukan antara Al Nassr dengan Cristiano. Namun, Cristiano dan PIF," tegas Romano.
Kini, dengan kembalinya Ronaldo ke skuad utama, publik menanti dengan cemas: apakah protes keras sang megabintang akan memaksa perubahan kebijakan transfer musim depan, atau justru menjadi babak baru dalam dinamika kekuasaan di Liga Pro Saudi? (ism)