- ANTARA
Darwin Nunez Hingga Nicolas Jackson, Intip Deretan Bomber yang Masuk Daftar Belanja AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com – AC Milan memasang target tinggi menjelang akhir musim ini. Tiket Liga Champions bukan hanya soal gengsi, melainkan juga kunci untuk membuka ruang belanja besar di musim panas.
Manajemen Rossoneri disebut sudah menyiapkan rencana jika target tersebut tercapai. Dana tambahan dari kompetisi elite Eropa akan diarahkan untuk merekrut seorang striker kelas atas.
Kebutuhan itu sebenarnya hampir terjawab pada Januari lalu. Milan sempat mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace.
Namun cedera lutut yang dialami sang pemain membuat manajemen mengerem proses transfer. Kesepakatan yang sudah di depan mata pun akhirnya dibatalkan demi menghindari risiko jangka panjang.
Kini, fokus dialihkan pada nama-nama lain yang dinilai lebih siap secara fisik dan mental. La Gazzetta dello Sport menyebut pencarian akan dimulai dari pemain yang sudah lama masuk radar pemantauan klub.
Serhou Guirassy menjadi kandidat terdepan dalam daftar tersebut. Ketajamannya konsisten sejak musim 2019-20, dengan torehan dua digit gol setiap musim.
Ia bahkan sempat mencetak 30 gol bersama Stuttgart pada 2023-24 dan 38 gol musim lalu saat memperkuat Borussia Dortmund. Produktivitas itu membuatnya dianggap sebagai solusi instan bagi lini depan Milan.
Usianya yang hampir menginjak 30 tahun memang bukan profil investasi jangka panjang. Namun justru di situlah letak daya tariknya, karena ia dinilai siap memberi dampak langsung seperti peran Adrien Rabiot di lini tengah.
Kendala utama tentu soal harga. Klausul rilisnya saat ini mencapai 70 juta euro, angka yang sulit dijangkau Milan tanpa negosiasi serius.
Meski begitu, ada celah yang bisa dimanfaatkan. Guirassy disebut tertarik mencari tantangan baru, terutama setelah menyadari sulitnya meraih trofi di liga yang sama dengan Bayern Munchen.
Jika opsi tersebut tak memungkinkan, Milan menyiapkan alternatif. Mateo Retegui kembali masuk pertimbangan setelah sebelumnya gagal direkrut sebelum pindah ke Al Qadsiah.
Darwin Nunez juga menjadi nama yang menarik untuk dipantau. Ia ingin kembali ke Eropa setelah situasinya di Arab Saudi tidak berkembang sesuai harapan.