- REUTERS/Teresa Kroeger
John Herdman Penuh Senyum, Kevin Diks Panen Pujian Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa tersenyum mendengar kabar dari Kevin Diks. Sang defender serbabisa mendapatkan pujian menjelang FIFA Series 2026.
Bulan Maret ini akan menjadi penting bagi Herdman. Sang juru taktik asal Inggris akan melakoni dua laga perdananya bersama skuad Garuda usai resmi ditunjuk sebagai pengganti Patrick Kluivert pada awal tahun ini.
Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk FIFA Series 2026 yang akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Mereka akan menghadapi St Kitts and Nevis untuk laga semifinal.
Bergantung kepada hasil pertandingan tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi salah satu dari Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Pemenang akan jumpa pemenang, selagi yang kalah akan saling berhadapan juga.
Publik menantikan racikan John Herdman untuk dua duel di FIFA Series 2026 nanti. Namun, beberapa pemain tidak akan tersedia akan skorsing dan cedera.
Walau begitu, sejumlah pemain berada dalam performa baik. Banyak yang bermain di Eropa dan sedang bermain bagus, termasuk Kevin Diks.
Terbaru pada Sabtu (28/2/2026) kemarin, sang bek serbabisa membantu Borussia Monchengladbach untuk menang 1-0 atas Union Berlin. Diks mencetak satu-satunya gol dalam duel di Borussia Park tersebut.
Pemain berusia 29 tahun itu menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti, sesuai dengan keahliannya. Diks berhasil mencetak gol di masa injury time, menebus kegagalannya membuang emas di akhir babak pertama dan satu gol yang dianulir di babak kedua.
Itu merupakan gol keempatnya musim ini, yang semuanya tercipta melalui penalti. Atas kegemilangannya tersebut, pelatih Gladbach pun memberi pujian kepada sang pemain Timnas Indonesia.
Polanski menaruh keyakinan bahwa Diks pasti akan mampu menyelesaikan tugasnya. Itu kembali terbukti dalam duel melawan Union Berlin.
“Jika ada penalti dan Kevin di lapangan, maka dia pasti akan menyelesaikannya,” kata Polanski kepada media Jerman, Rheinische Post.
Diks pun menyadari bahwa ada tekanan besar mengingat penalti terjadi di menit-menit akhir. Selain itu, Gladbach juga sudah lama tidak menang di Liga Jerman, namun dia selalu yakkin mampu melakukannya.