- Instagram @afcajax
Coach Justin Beri Respons Menohok usai Maarten Paes Ramai Dikritik Legenda Timnas Belanda: Mending Nyolong Sepeda Aja
Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana alias Coach Justin, memberikan respons menohok kepada legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart. Ini merupakan dampak setelah Maarten Paes dikritik.
Paes tengah menjadi sorotan di Belanda setelah Ajax Amsterdam mengandalkannya sebagai starter dalam tiga laga terakhir. Dalam ketiga laga itu, Ajax juga tidak pernah menang hingga puncaknya dikalahkan FC Groningen dengan skor 1-3 pada akhir pekan kemarin.
Itu menjadi akhir dari masa kepelatihan Fred Grim yang dipecat oleh direktur teknik Jordi Cruyff. Sebagai gantinya, Oscar Garcia dipromosikan dari Jong Ajax, selagi Grim didegradasi ke tim satelit Ajax tersebut.
Maarten Paes menjadi sorotan setelah kiper Timnas Indonesia itu mengkritik Ajax selepas kekalahan dari Groningen. Menurutnya, De Amsterdammer tidak bermain sebagai tim.
"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.
Hal ini menjadi sorotan bagi para legenda Belanda, termasuk Wesley Sneijder dan Henk ten Cate. Namun, yang paling mencolok adalah Rafael van der Vaart.
Mantan gelandang Real Madrid dan Tottenham Hotspur itu dibesarkan oleh Ajax. Menurutnya, pernyataan Paes tidak layak karena dia masih anak baru dan bahwa sang kiper Timnas Indonesia layak dikembalikan ke Amerika Serikat, tempat mantan klubnya berada, FC Dallas.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.