- REUTERS/Phil Noble
Kondisi Terbaru Noa Lang Setelah Insiden Jari Terputus di Laga Vs Liverpool, Striker Galatasaray Tersangkut LED Board
Jakarta, tvOnenews.com - Galatasaray mengungkapkan kondisi terbaru striker mereka, Noa Lang setelah mengalami cedera serius akibat jari yang tersangkut di LED Board.
Cedera serius itu terjadi saat Noa Lang membela Galatasaray menghadapi Liverpool FC dalam laga babak 16 besar Liga Champions di Stadion Anfield, Liverpool, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan telak 0-4 tersebut, Noa Lang harus ditarik keluar menggunakan tandu setelah mengalami benturan keras dengan papan iklan di menit-menit akhir pertandingan.
Dilansir dari laman Mirror, Pemain berusia 26 tahun itu terlihat kesakitan setelah mengalami luka serius pada bagian ibu jarinya, bahkan sempat dilaporkan jarinya hampir putus.
Pemain asal Belanda ini sempat mendapatkan bantuan oksigen di lapangan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, memastikan bahwa pemainnya langsung mendapat penanganan medis intensif usai kejadian tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis klub, Galatasaray mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami Lang cukup parah dan membutuhkan tindakan operasi.
“Pada babak kedua pertandingan yang sama, pemain kami Noa Lang mengalami cedera berupa luka serius pada ibu jari tangan kanan dan direncanakan akan menjalani operasi di Liverpool dalam beberapa jam ke depan dengan pendampingan tim medis kami,” tulis pernyataan resmi klub.
Noa Lang sendiri masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua, menggantikan Victor Osimhen yang lebih dulu mengalami cedera di babak pertama.
Tak hanya Noa Lang, Osimhen juga dipastikan mengalami cedera yang cukup serius. Dalam update yang sama, Galatasaray menyebut penyerang asal Nigeria itu mengalami patah tulang di lengan kanan.
“Dalam laga tandang melawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions, pemain kami Victor Osimhen mengalami benturan di lengannya dan tetap menyelesaikan babak pertama. Namun setelah pemeriksaan saat jeda, ia tidak dimainkan di babak kedua karena risiko patah tulang,” tulis klub.
“Setelah pertandingan, hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan adanya patah tulang pada lengan kanan pemain kami, dan telah dilakukan pemasangan gips. Keputusan terkait operasi akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan setelah evaluasi lanjutan,” lanjut pernyataan tersebut.