news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo.
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jay Idzes Divonis Bersalah Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Pakar Wasit Liga Italia Bilang Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dinyatakan bersalah jelang tampil di FIFA Series 2026. Pakar wasit Liga Italia pun buka suara akibat tindakannya.
Rabu, 25 Maret 2026 - 12:54 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dinyatakan bersalah jelang tampil di FIFA Series 2026. Pakar wasit Liga Italia pun buka suara akibat tindakannya.

Sang bek tengah berusia 25 tahun masuk dalam skuad yang dipanggil oleh John Herdman untuk jeda internasional Maret 2026 ini. Idzes dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga yang digelar sepekan ke depan.

Terlepas dari pergantian pelatih, Idzes tetap diharapkan menjadi starter di bawah asuhan Herdman. Namun, sang bek tengah Sassuolo masih belum ikut berlatih hingga sesi latihan perdana pada Selasa (24/3/2026) kemarin.

Itu disebabkan oleh aksinya di Liga Italia. Laga terakhir yang dimainkan oleh Idzes adalah pada Minggu (22/3/2026) dini hari WIB lalu saat Neroverdi bertandang ke markas Juventus.

Sassuolo berhasil mencuri satu poin berkat hasil imbang dengan skor 1-1. Meski tertinggal sejak awal akibat gol Kenan Yildiz, tim tamu sukses menyamakan skor melalui Andrea Pinamonti di awal babak kedua.

Idzes memainkan umpan kunci untuk gol penyeimbang Pinamonti. Namun, dia hampir membawa petaka di menit-menit akhir usai menyentuh bola dengan lengannya.

Sang kapten Timnas Indonesia berusaha mengawal Dusan Vlahovic di kotak terlarang dan sempat mengenai bola dengan lengannya. Setelah pemeriksaan panjang melalui VAR, Sassuolo pun dihukum penalti oleh wasit Matteo Marchetti.

Menurut pakar wasit Italia, Mauro Tonolini, tindakan Marchetti untuk menghukum Idzes adalah hal yang tepat. Sebab, sang bek tengah Timnas Indonesia benar-benar menyentuh bola.

"Dalam kasus ini, kesulitan terbesar bukanlah apakah lengan Idzes dapat dihukum, melainkan apakah bola benar-benar disentuh," kata Tonolini kepada DAZN. 

"Semua kamera yang tersedia di ruang VAR digunakan. Setelah sentuhan diverifikasi, Marchetti dipanggil kembali dan mencatat bahwa tindakan tersebut benar-benar dapat dihukum. Sentuhan itu ada: penalti yang jelas dan keputusan akhir sudah tepat," tambahnya.

Beruntung bagi Idzes, Sassuolo selamat dari kekalahan meski dirinya bersalah akibat penalti tersebut. Sebab, eksekusi penalti kapten Juventus, Manuel Locatelli, terlalu lemah.

Tendangan Locatelli masih bisa diselamatkan oleh kiper Arijanet Muric di menit ke-87. Kegagalan itu membuat duel tetap berakhir dengan skor 1-1.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:43
01:19
03:01
01:27
02:53
04:11

Viral