- ajax.nl
Beda dengan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Ini Alasan Maarten Paes Aman dari Skandal Paspor WNI di Liga Belanda
Jakarta, tvOnenews.com - Maarten Paes aman dari skandal paspor Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang ramai diperdebatkan di Belanda. Hal ini mengancam Dean James dan juga Nathan Tjoe-A-On.
Pada akhir pekan lalu, laporan mencuat dari media Belanda mengenai tuntutan klub kasta tertinggi Liga Belanda, NAC Breda. Mereka meminta Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk mengulang pertandingan kontra Go Ahead Eagles.
Alasannya karena Go Ahead Eagles memainkan Dean James sebagai starter. Keberadaan sang bek kiri Timnas Indonesia dipermasalahkan karena paspornya sebagai WNI.
Itu berkaitan dengan batas gaji pemain non-Uni Eropa. Dengan alasan tersebut, NAC merasa berhak untuk menang Walkover (WO) atau mengulang pertandingan.
Namun demikian, pihak GAE berargumen bahwa mereka merekrut James ketika dirinya masih memiliki kewarganegaraan Belanda. Sebab, James bergabung pada 2023 sedangkan dirinya baru dinaturalisasi pada 2025 lalu.
“Jadi, tentu saja kami tidak akan mempermasalahkannya secara berlebihan, karena Dean James menandatangani kontraknya dengan paspor Belanda, titik,” ujar CEO GAE, Jan Willem van Dop, dikutip dari Voetbal International.
“Satu-satunya keuntungan dari situasi ini adalah akan ada kejelasan, karena saat ini memang masih terasa abu-abu,” tambahnya.
Masalah yang sama juga mengancam Nathan Tjoe-A-On. TOP Oss menuntut Willem II setelah kalah dengan skor 1-3 dengan memainkan Nathan dalam laga itu.
Sebagaimana dilaporkan oleh ESPN NL, ini merupakan dampak dari laporan NAC Breda soal Dean James. Namun situasi yang dihadapi oleh keduanya hampir sama.
KNVB masih mendalami situasi ini, namun hasil pertandingan tidak akan diulang. Duel sudah terjadi tetap disahkan, namun penyelidikan kasus paspor ini akan tetap berjalan meski membutuhkan waktu yang panjang.
"Masalah ini tentu saja sedang dipelajari dengan cermat. Saat ini, hal ini pertama-tama dilakukan oleh jaksa penuntut untuk sepak bola profesional. Ini menyangkut kasus yang kompleks dengan banyak dimensi. Ini membutuhkan waktu,” demikian kata sang juru bicara, dilansir ESPN NL.
“Selama penyelidikan yang sedang berlangsung ini, dewan kompetisi sepak bola profesional tidak bermaksud untuk menyatakan pertandingan tidak sah atau meminta pertandingan diulang musim ini. Keputusan akhir akan dibuat setelah jaksa penuntut menyelesaikan penyelidikannya," tambahnya.