news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Inter Milan, Denzel Dumfries.
Sumber :
  • REUTERS/Claudia Greco

Belum Pulih 100 Persen, Denzel Dumfries Curhat Sulit Temukan Ritme di Inter Milan

Denzel Dumfries, bek sayap Inter Milan asal Belanda, akhirnya buka suara soal kondisinya setelah kembali dari cedera panjang. Pemain 29 tahun itu mengaku sulit.
Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comDenzel Dumfries, bek sayap Inter Milan asal Belanda, akhirnya buka suara soal kondisinya setelah kembali dari cedera panjang. Pemain 29 tahun itu mengaku masih beradaptasi dan belum bisa menunjukkan performa terbaiknya.

Dumfries sempat absen lama akibat cedera pergelangan kaki serius yang dialaminya saat Inter menang 2-0 atas Lazio pada awal November lalu. Cedera itu membuatnya harus menjalani operasi pada Desember dan menunggu hingga Maret untuk kembali ke skuad Nerazzurri.

Selama masa pemulihan, ia menjalani program latihan khusus untuk mengembalikan kebugaran dan kekuatan. Dumfries mengatakan metode latihannya kini jauh berbeda dari sebelumnya, karena fokus utama adalah pemulihan penuh sekaligus mencegah cedera kambuhan.

Meski absen cukup lama, Dumfries tetap mendapat panggilan dari pelatih Belanda, Ronald Koeman, untuk laga persahabatan bulan Maret. Ia bahkan menyumbang satu assist dalam kemenangan 2-1 Belanda atas Norwegia, menandai perlahan kembalinya performa terbaiknya.

Dalam konferensi pers yang dilaporkan FCInterNews, Dumfries mengakui periode pemulihan bukanlah hal mudah bagi seorang pesepakbola profesional. Ia merasakan frustrasi karena tidak bisa bermain, tetapi tetap bersyukur bisa kembali ke lapangan.

“Sekarang kunci utama adalah terus beradaptasi dan menemukan ritme permainan,” ujarnya. “Saya sadar, saya belum menjadi pemain seperti sebelumnya, dan itu wajar setelah cedera panjang.”

Di Inter Milan, pelatih Cristian Chivu memberinya kesempatan bermain sebagai starter berturut-turut di Serie A. Meski begitu, performa Dumfries masih belum stabil, terutama saat menghadapi Atalanta dan Fiorentina, sehingga ia butuh waktu untuk mencapai puncak kemampuan.

Dumfries juga menekankan pentingnya komunikasi di lapangan. Ia berani menyampaikan pendapat saat lini pertahanan tim tidak berjalan mulus, bersama pemain senior lain yang juga tidak takut memberi kritik konstruktif.

Ditanya soal statusnya di tim, ia menegaskan tidak merasa tak tergantikan. Kompetisi di skuad sangat ketat, dan setiap pemain harus membuktikan diri di setiap pertandingan.

Kembalinya Dumfries menjadi kabar baik bagi Inter Milan dan tim nasional Belanda. Kehadirannya menambah opsi di lini pertahanan sekaligus memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi tim.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
01:53
02:45
01:32
09:34
01:46

Viral