- Instagram @0ratmangoen
Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Ikut Dirugikan Skandal Paspor usai Menghilang dari Skuad Sepulangnya Bela Timnas Indonesia?
Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belgia terancam ikut dirugikan akibat skandal paspor. Sebelumnya, masalah ini telah membuat empat pemain Timnas Indonesia diparkir klub-klub Belanda.
Sebelum jeda internasional Maret 2026, mencuat kabar dari Belanda mengenai laporan NAC Breda. Mereka menuntut Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-6.
Laporan untuk James tersebut membuat para pemain dari negara-negara lain, yaitu Suriname dan Tanjung Verde, ikut terdampak. Tiga pemain Timnas Indonesia yang lain ikut merugi setelah itu.
- PSSI
Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, dan Justin Hubner tak bisa bermain untuk klubnya masing-masing. Mereka semua tidak tersedia di skuad Willem II, FC Emmen, dan juga Fortuna Sittard imbas dari kasus skandal paspor ini.
Kemudian, masalah merembet ke Liga Belgia. Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, mendadak menghilang dari skuad Lommel SK.
Pelupessy merupakan salah satu pemain andalan di klub kasta kedua Liga Belgia tersebut. Namun, pemain berusia 32 tahun itu bahkan tidak ada di bangku cadangan dalam laga kontra RWDM Brussels pada akhir pekan lalu.
Menurut laporan dari media Belgia, HVBL, Pelupessy dipinggirkan karena masalah paspor. Itu sama dengan yang membuat para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda dibekukan dari skuad.
“Di lini tengah, Lopez menjadi starter seiring dengan masalah paspor yang mendera pemain Belanda-Indonesia Pelupessy,” demikian keterangan dari media Belgia tersebut.
- Instagram @joeypelupessy
Sedangkan Lommel SK sendiri secara resmi tidak mengonfirmasi hal tersebut. Mereka hanya mengatakan bahwa Pelupessy dipinggirkan sebagai langkah pencegahan.
“Robin van Duiven absen pada hari ini karena sakit, selagi Joey Pelupessy sedang menepi sebagai langkah pencegahan. Para pemain lain absen karena cedera,” demikian ulasan di situs resmi Lommel SK sebelum laga kontra RWDM Brussels.
Kemudian, pada Senin (6/4/2026) kemarin, Ragnar Oratmangoen menghilang dari skuad FCV Dender. Dia sama sekali tidak tersedia dalam pertandingan melawan La Louiviere, yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Dender.
Pihak Dender belum menjelaskan secara resmi. Namun demikian, kemungkinan bahwa kasus paspor ikut dipermasalahkan di Liga Belgia pun mencuat.
- Kitagaruda.id
Untuk diketahui, paspor Indonesia dipertimbangkan sebagai non-Uni Eropa. Untuk seorang pesepak bola tampil di pentas sepak bola Eropa, maka mereka memerlukan izin kerja.
Selain itu, ada aturan juga yang ditetapkan seperti di Belanda. Para pemain yang berasal dari luar Uni Eropa harus digaji 600 ribu euro per tahun, yang mana terbilang besar untuk tim-tim menengah ke bawah. (rda)