- PSSI
Tak Tahan Lagi, Justin Hubner Ngamuk! Pemain Timnas Indonesia Semprot NAC Breda usai Terganjal Skandal Paspor
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner, meluapkan perasaannya setelah sempat dilarang bermain di Liga Belanda. Hal ini imbas dari laporan NAC Breda yang menimbulkan skandal paspor.
Selama beberapa pekan terakhir, Liga Belanda sempat dilanda oleh masalah paspor atas para pemain keturunan yang dinaturalisasi negara lain. Hal ini bermula dari laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles yang berakhir dengan kekalahan telak 0-6 untuk mereka.
Dean James bermain untuk Go Ahead Eagles dan NAC melaporkannya sebagai pelanggaran atas paspor pemain non-Uni Eropa. Kasus Dean James berdampak kepada tiga pemain Timnas Indonesia lainnya.
- Facebook - Go Ahead Eagles
Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan juga Tim Geypens turut dilarang bermain bersama klubnya masing-masing. Fortuna Sittard, Willem II, dan juga FC Emmen sama-sama enggan memainkan mereka di Liga Belanda.
Namun, skandal ini terselesaikan untuk sementara pada pekan lalu. Keempat pemain Timnas Indonesia, termasuk Justin Hubner, bisa kembali ke lapangan.
Uniknya, Hubner langsung bermain menghadapi NAC Breda bersama Fortuna Sittard. Menghadapi tim yang membuatnya menderita selama beberapa pekan terakhir, Hubner gagal memberikan tiga poin penuh usai tertahan dengan skor 1-1 dalam duel yang dimainkan Minggu (12/4/2026) kemarin.
Setelah laga, Hubner tak menutupi rasa amarahnya terhadap NAC. Kasus paspor yang bermula dari laporan mereka karena tak menerima kekalahan 0-6 membuatnya tidak menahan diri dalam wawancara dengan ESPN.
“Itu tidak menyenangkan ketika Anda tidak diperbolehkan berlatih dan bermain karena masalah paspor,” kata Hubner kepada ESPN Belanda.
"Menurut saya, tindakan manajemen klub itu keterlaluan. Apa peduli mereka dengan kewarganegaraan Anda? Main saja sepak bola," sambungnya.
Hubner juga berbicara soal Dean James. Menurutnya, manajemen NAC melakukan hal konyol seakan James telah mencetak lima gol ke gawang mereka.
- Instagram @fortuna.sittard
“Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead, Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor. Ini juga tentang Dean James, tetapi bukan berarti dia mencetak lima gol melawan NAC. Dia hanya seorang bek kiri, dia melakukan tugasnya. Skandal dari manajemen klub NAC, konyol,” tandasnya.