Gugatan NAC Breda pada KNVB untuk melakukan pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James ditolak oleh Pengadilan Utrecht pada Senin (4/5/2026) kemarin.Â
NAC Breda dipastikan tak bisa mendapatkan tuntutannya berupa pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang memainkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James.Â
Hakim memutuskan untuk menolak tuntutan NAC Breda untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James yang disebut ilegal karena tak memiliki izin kerja setelah dinaturalisasi Timnas Indonesia pada Maret 2025 lalu.Â
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah memberikan reaksi atas putusan pengadilan terhadap gugatan NAC Breda. Kekisruhan di Liga Belanda terkait skandal paspor kini bisa dinyatakan berakhir.
Seakan sudah jatuh lalu tertimpa tangga, NAC Breda resmi kena hukuman dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Mereka kini menunggu didegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Pemain Timnas Indonesia, Dean James, memberikan reaksi atas putusan pengadilan yang tidak memenuhi tuntutan NAC Breda. Hal ini secara resmi mengakhiri skandal paspor di Liga Belanda.
Go Ahead Eagles memamerkan pemain Timnas Indonesia, Dean James, untuk menyindir NAC Breda. Dalam putusan yang diumumkan pada Senin (4/5/2026) kemarin, NAC resmi diumumkan kalah.
Klub NAC Breda secara resmi dinyatakan kalah dalam proses persidangan singkat di pengadilan Utrecht terkait kasus paspor bek Timnas Indonesia Dean James Senin -
NAC Breda tetap dinyatakan kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles dan permintaan untuk pertandingan ulang atau menang WO ditolak oleh Pengadilan Utrecht. Dengan putusan ini, NAC Breda pun dinyatakan kalah dari KNVB.Â
Keputusan sidang kasus Paspoortgate yang melibatkan NAC Breda dan bintang Timnas Indonesia, Dean James akhirnya diumumkan oleh pengadilan di Utrecht hari ini.
NAC Breda akhirnya merespons hasil sidang gugatan di mana menuntut KNVB untuk pertandingan ulang atau menang WO atas Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James.Â
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas.
Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
KOVO mengumumkan perpanjangan kontrak sejumlah pemain asing V-League 2026, termasuk rival-rival utama Megawati Hangestri, yang dipastikan tetap memperkuat klub.
Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!