- X @raymonejames_
Turun Tangan saat Rekan Setimnya Ribut dengan Pemain Genoa, Niat Baik Jay Idzes Justru Kurang Disambut Baik Tifosi Italia
tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes ikut turun tangan ketika rekan setimnya di Sassuolo Domenico Berardi ribut dengan pemain Genoa Mikael Egill Ellertsson dalam lanjutan Serie A semalam.
Akan tetapi, niat baik Jay Idzes untuk menghalau agar keributan antar pemain tidak berlarut-larut justru kurang disambut baik oleh tifosi Italia.
Sassuolo yang diperkuat Jay Idzes melawat ke Stadio Luigi Ferarris, markas Genoa dalam lanjutan pekan ke-32 Serie A Liga Italia, Minggu malam WIB (12/4).
Namun sayang, Sassuolo harus pulang dengan tangan hampa setelah dua gol tuan rumah dari Ruslan Malinovskyi dan Caleb Ekuban hanya mampu dibalas sekali oleh Ismael Kone.
Meski kalah, namun Sassulo tetap tidak beranjak dari posisi 11 klasemen Serie A Liga Italia, sedangkan tambahan tiga poin membawa Genoa naik ke urutan 13.
Sementara itu, terdapat momen menegangkan dalam laga itu, di mana pemain Sassuolo Domenico Berardi bersitegang dengan gelandang Genoa Mikael Egill Ellertsson.
Perselisihan tersebut bahkan berlanjut hingga ke lorong menuju ruang ganti pemain. Pemain Sassuolo Jay Idzes bahkan berinisiatif untuk menghentikan pertiakaian itu.
Tapi anehnya, niat baik Jay Idzes untuk melerai keributan antara pemain Sassuolo dengan Genoa justru mendapat reaksi sinis dari tifosi Italia.
Jay Idzes Lerai Perselisihan Pemain Sassuolo dan Genoa
- Instagram @sassuolocalcio
Perselisihan itu bermula ketika Stefano Sabelli, pemain Genoa melanggar Ismael Kone di akhir babak pertama. Kendati demikian, wasit Antonio Rapuano tidak menghiraukannya.
Kapten Sassuolo Domenico Berardi tidak terima dengan hal itu. Ia lalu menghampiri Stefano Sabelli. Tak disangka, pemain Genoa lainnya seperti Mikael Egill Ellertsson datang membela Sabelii.
Sampai kemudian pertikaian yang lebih dari sekadar verbal terjadi antara Domenico Berardi dengan Mikael Egill Ellertsson hingga berlanjut ke lorong ruang ganti. Wasit Antonio Rapuano lalu memberi keduanya kartu merah.
Pada momen itu, pemain Sassuolo seperti Jay Idzes terlihat ikut melerai ketegangan tersebut. Apalagi, Mikael Egill Ellertsson pernah setim dengannya di Venezia.
Momen ini diunggah oleh tifosi asal Italia di akun X @raymonejames_, Minggu malam (12/4). Hal itu lantas menyedot atensi dari fans lainnya.
"Ini adalah sepak bola yang kami sukai. Soal pertandingan, kami tak peduli sama sekali, [yang terpenting adalah] bentrokan bentrokan bentrokan," cuit @raymonejames_.
Niat Baik Jay Idzes Kurang Disambut Baik Tifosi Italia
- instagram.com/sassuolocalcio/
Ketika video Jay Idzes melerai pertikaian pemain Sassuolo dengan Genoa viral sampai ke tanah air, sikap kapten Timnas Indonesia itu dipuji fans Garuda.
Akan tetapi, hal tersebut justru kurang disambut baik oleh tifosi Italia. Mereka tidak begitu peduli dengan keributan itu karena tuntutannya adalah hasil positif di setiap laga.
Apalagi hasil dari pertandingan tersebut sama-sama tidak berdampak signifikan terhadap posisi Sassuolo dan Genoa di papan tengah klasemen Serie A Liga Italia.
"Untuk laga Genoa-Sassuolo yang sama sekali tidak mempertaruhkan apa pun," kata @napolismems.
"Tidak ada berpengaruh terhadap apapun. Dua orang [pemain] tetap dikeluarkan," tulis @sarahgarou.
Adapun media Italia seperti Canale Sassuolo semakin memperkeruh suasana. Mereka bahkan berani menyebut jika Jay Idzes bermain buruk.
"Rating pemain Genoa-Sassuolo [skor 2-1]: Muric dan Idzes tampil buruk. Koné mencetak satu gol dan lainnya," tulis judul Canale Sassuolo.
"Jay Idzes [rating 5] : pertandingan yang rapi dan tanpa cela, ia dikhianati oleh keluarnya Muric yang hampa dan diantisipasi oleh Ekuban," jelas artikel tersebut.
(han)