- REUTERS/Gonzalo Fuentes
Jude Bellingham Bicara Jujur soal Masalah dengan Dua Bintang Real Madrid Jelang Hadapi Bayern Munich
Jakarta, tvOnenews.com - Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, berbicara jujur soal masalah dengan dua rekan setimnya. Hal ini disampaikan jelang duel melawan Bayern Munich di Liga Champions.
Los Blancos melawat ke Allianz Arena pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026. Duel akan berlangsung pada Kamis (16/4/2026) dini hari nanti WIB.
Madrid berada dalam ketertinggalan 1-2 dari Santiago Bernabeu. Gol-gol Luis Diaz dan Harry Kane hanya mampu terbalaskan sekali melalui Kylian Mbappe.
Menjelang duel, Jude Bellingham berbicara soal friksi di antara para pemain bintang Los Blancos. Dia mengakui bahwa memang ada kesulitan, terutama di antara Mbappe dan Vinicius Junior, yang sama-sama dominan di sisi kiri.
"Ini sulit, karena saya masih merasa ada banyak pertandingan di mana kami bermain sangat baik. Kadang-kadang, bisa sulit dengan dua pemain yang secara alami bermain di sisi kiri [Mbappe dan Vinicius],” kata gelandang asal Inggris itu, dilansir Goal International.
Walau begitu, Bellingham meyakini bahwa segalanya bisa menjadi baik-baik saja. Terlebih, bersama Alvaro Arbeloa, keseimbangan sudah ditemukan
“Bisa sulit ketika kami semua berada di sisi yang sama. Arbeloa telah menemukan keseimbangan dengan saya di sisi lain,” tandasnya.
“Kami fleksibel, kami memiliki kebebasan untuk bergerak, kadang-kadang itu bisa sedikit mengacaukan, tetapi dengan keduanya, Anda harus percaya pada kemampuan mereka... Ketika semuanya berjalan dengan baik, mudah-mudahan seperti besok. Saya pernah melihatnya sebelumnya," lanjut Bellingham.
Sebelum laga ini, Madrid tertahan oleh Girona di pentas Liga Spanyol. Gelar juara domestik semakin jauh dari harapan, dan Liga Champions tampaknya menjadi satu-satunya kompetisi yang bisa dimenangkan oleh Madrid.
Bellingham pun mengakui bahwa musim ini tidak berjalan sesuai harapan untuknya. Namun, dia tetap bertekad untuk meraih hasil terbaik di Liga Champions.
"Kami masih ingin memperebutkan sesuatu di akhir musim. Ini sangat penting bagi kami, bagi klub,” tandas Bellingham.
“Jelas ini merupakan musim yang agak mengecewakan bagi saya, musim pertama saya seperti ini, absen di banyak pertandingan karena cedera. Kekalahan apa pun di Liga Champions terasa seperti bencana. Mengingat situasi yang kami hadapi, kami memahami bahwa besok adalah final. Kami harus melihatnya sebagai pertandingan hidup atau mati," tukas mantan gelandang Borussia Dortmund itu. (rda)