news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Keturunan Indonesia di Liga Australia, Luke Vickery.
Sumber :
  • x.com/mfcbulls

Sudah Dihubungi John Herdman dan Siap Bela Timnas Indonesia, Luke Vickery Alami Malam Kelam di Liga Australia

Sempat berkomunikasi dengan John Herdman dan siap membela Timnas Indonesia, nasib kurang beruntung dialami Luke Vickery. Winger keturunan tersebut kalah telak.
Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB
Editor :
Jakarta, tvOnenews.com - Sempat berkomunikasi dengan John Herdman dan mengaku siap membela Timnas Indonesia, nasib kurang beruntung dialami Luke Vickery. Winger keturunan tersebut harus menelan kekalahan telak di Liga Australia.

Nama Vickery mencuat setelah latar belakang keturunannya mulai teridentifikasi oleh para pengamat sepak bola. Pemain Macarthur FC itu bahkan secara terbuka menyatakan keinginannya untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.

Ambisinya pun tidak main-main. Ia ingin menjadi bagian dari sejarah dengan membantu Indonesia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Keinginan tersebut semakin nyata setelah ia mengungkap adanya komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Vickery mengaku tertarik dengan visi jangka panjang yang ditawarkan untuk membangun kekuatan sepak bola nasional.

"Ya, saya sudah berkomunikasi dengannya beberapa kali dan saya suka visinya bersama Timnas Indonesia," ujar Vickery dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha. Pernyataan ini mempertegas bahwa proses pendekatan antara pemain dan federasi berjalan positif.

Selain itu, ia juga mengaku terkesan dengan besarnya dukungan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola. Baginya, potensi besar tersebut layak diiringi dengan prestasi di level internasional.

Namun, kabar positif tersebut tidak sejalan dengan hasil yang ia raih di level klub. Pada Minggu (19/4/2026), Vickery harus merasakan kekalahan saat Macarthur FC bertandang ke markas Adelaide United.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan Luke Vickery
Sumber :
  • Instagram @garuda_australia/@mfcbulls

Dalam laga tersebut, Vickery tampil sebagai starter dan mendapat kepercayaan penuh dari pelatih. Macarthur FC bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Mitchell Duke pada menit ketujuh.

Keunggulan itu sempat memberikan harapan bagi tim tamu. Namun, situasi berubah drastis ketika memasuki babak kedua.

Adelaide United berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Anselmo pada menit ke-63. Momentum tersebut menjadi titik balik yang membuat tuan rumah tampil semakin dominan.

Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil bagi Adelaide United. Mereka membalikkan keadaan melalui gol Kikianis sebelum Anselmo mencetak gol keduanya di penghujung laga.

Skor akhir 3-1 menutup pertandingan dengan hasil pahit bagi Macarthur FC. Kekalahan ini menjadi catatan kurang menyenangkan bagi Vickery di tengah meningkatnya sorotan terhadap dirinya.

Meski timnya kalah, performa individu Vickery sebenarnya cukup menjanjikan. Ia mencatatkan dua percobaan tembakan serta tiga umpan kunci yang merepotkan pertahanan lawan.

Selain itu, ia juga menunjukkan ketangguhan dalam duel fisik. Sekitar 45 persen duel berhasil dimenangkannya sepanjang pertandingan.

Kontribusi tersebut memperlihatkan kualitas yang dimilikinya sebagai penyerang modern. Kemampuan menciptakan peluang dan mobilitasnya menjadi nilai tambah yang dibutuhkan Timnas Indonesia.

Kemenangan ini membawa Adelaide United naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 40 poin dari 25 pertandingan. Mereka terus menempel tim-tim papan atas dalam persaingan musim ini.

Sementara itu, Macarthur FC harus tertahan di peringkat kesembilan dengan 31 poin. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh tim.

Terlepas dari hasil tersebut, perhatian publik Indonesia tetap tertuju pada proses naturalisasi Vickery.

Banyak yang berharap performa di level klub tidak mengganggu komitmennya untuk membela Merah Putih. Kehadirannya di masa depan dinilai bisa menambah daya gedor lini depan Garuda.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral