- REUTERS/Alessandro Garofalo
AC Milan Bakal Untung, Media Italia Ungkap Skenario jika Scudetto Inter Milan Dicabut usai Gianluca Rocchi Diperiksa
Jakarta, tvOnenews.com - Media Italia menyampaikan situasi Inter Milan seiring dengan dugaan skandal yang terjadi. Penunjuk wasit Liga Italia, Gianluca Rocchi, dilaporkan sedang diperiksa karena dugaan kecurangan keolahragaan.
Laporan dari kantor berita AGI di Italia pada Sabtu (25/4/2026) kemarin mencengangkan sepak bola Italia. Media-media ternama, seperti Sky Sports Italia dan La Gazetta dello Sport pun kemudian ikut mewartakannya.
Penunjuk wasit Gianluca Rocchi dilaporkan sedang diperiksa oleh Kantor Kejaksaan Milan. Dia diduga melakukan kecurangan untuk tiga pertandingan, dengan dua di antaranya melibatkan Inter Milan.
Yang pertama adalah pada laga melawan Bologna pada April 2025 lalu. Rocchi disebut menunjuk Andrea Colombo demi kecenderungan yang menguntungkan Inter karena sang wasit disukai Nerazzurri.
- FIGC
Dia mengulanginya pada laga semifinal Coppa Italia antara Inter melawan AC Milan. Daniele Doveri yang tadinya hendak bertugas, dibatalkan oleh Rocchi karena Inter tak menyukai sang wasit.
Kedua laga itu berakhir kekalahan untuk I Nerazzurri. Namun, Rocchi dipertimbangkan bergerak untuk kepentingan Inter.
Untuk saat ini, Rocchi menonaktifkan dirinya untuk sementara sebagai penunjuk wasit Liga Italia. Dia mengatakan bahwa dirinya bersih dari tuduhan namun menghormati jalannya hukum.
Meski Inter Milan diduga terlibat, sejauh ini tidak ada hal yang dilakukan terhadap pihak Nerazzurri. Pemeriksaan hanya berlangsung terhadap Rocchi seorang dan juga pejabat lain di Asosiasi Wasit Italia (AIA), yaitu pengawas VAR Andrea Gervasoni.
Menurut media Italia, Money.it, Inter belum terbukti terlibat secara langsung. Sebab, penyelidikan masih berada di tahap awal.
“Pada saat ini, Inter tidak terancam karena penyelidikan masih berada di fase awal dan tidak ada bukti mengenai keterlibatan langsung klub,” demikian ulasan media Italia itu.
Walau demikian, situasi bisa berubah sewaktu-waktu. Media-media Italia sudah banyak yang menduga kemungkinan mencuatnya skandal Calciopoli jilid kedua, tak terkecuali Money.it.
“Namun demikian, skenario tersebut dapat berubah, bahkan secara signifikan, jika penyelidikan kriminal menghasilkan bukti yang relevan di tingkat olahraga. Seperti yang sering terjadi di masa lalu, dari Calciopoli hingga peristiwa yang lebih baru, pergeseran kuncinya adalah dari keadilan biasa ke keadilan olahraga,” tambahnya.
“Kantor kejaksaan federal FIGC dapat meminta dokumen dari kantor kejaksaan Milan dan menilai apakah fakta yang dipersoalkan merupakan pelanggaran terhadap Kode Etik Olahraga. Pada titik itu, dua kemungkinan jalan akan terbuka: pelanggaran perilaku olahraga atau pelanggaran prinsip keadilan olahraga,” lanjutnya.
Dalam situasi terburuk, gelar Scudetto milik Inter pada musim 2023-2024 bisa dicabut, menurut warta tersebut. Dalam skenario ini, yang akan diuntungkan adalah AC Milan, yang finis kedua pada musim itu.
“Dalam kasus pertama—yang paling serius—kita akan memasuki wilayah yang sangat sensitif, dengan risiko penalti peringkat, sanksi berat, dan, dalam kasus ekstrem, bahkan pencabutan hasil atau gelar,” sambung media Italia itu.
“Oleh karena itu, Scudetto 2023-2024 bahkan dapat dicabut dalam skenario terburuk (dalam hal ini AC Milan akan menjadi juara Italia). Namun, dalam kasus kedua, konsekuensinya akan lebih terbatas, dengan kemungkinan denda atau tindakan disiplin,” demikian ulasan Money.it. (rda)