- REUTERS/Gonzalo Fuentes
Diego Simeone Kirim Ancaman ke Arsenal Jelang Semifinal Liga Champions, Atletico Madrid Datang Bukan untuk Bertahan di London
Jakarta, tvOnenews.com - Diego Simeone menegaskan Atletico Madrid datang ke semifinal Liga Champions melawan Arsenal tanpa dibebani tekanan berlebihan. Pelatih asal Argentina itu justru menyebut laga besar tersebut sebagai bentuk tanggung jawab yang harus dijawab dengan semangat dan keberanian.
Atletico Madrid akan menghadapi Arsenal pada leg penting semifinal Liga Champions, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, dalam upaya mengakhiri penantian panjang menuju final Eropa. Ini menjadi semifinal pertama Los Colchoneros dalam sembilan tahun terakhir, sekaligus peluang besar bagi mereka kembali menembus partai puncak setelah satu dekade.
Menjelang pertandingan krusial tersebut, Simeone menunjukkan rasa percaya diri tinggi terhadap kesiapan skuadnya. Ia menilai pencapaian Atletico musim ini merupakan sesuatu yang luar biasa, terlebih klub kembali berada di empat besar Eropa untuk keempat kalinya dalam 14 tahun di bawah arahannya.
“Saya merasa sangat bersyukur. Saya bersama kedua putra saya, ketiga putri saya, ibu saya, istri saya, teman-teman saya. Yang tersisa hanyalah mengucapkan terima kasih,” katanya dikutip dari Football Espana.
Pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan atmosfer positif di dalam tim menjadi modal besar menghadapi Arsenal. Menurutnya, kepercayaan diri, energi, dan antusiasme yang dimiliki para pemain bisa menjadi faktor penting untuk melewati laga berat di kandang lawan.
“Mereka telah mencapai semifinal lagi. Bagi Atletico, ini luar biasa. Sungguh luar biasa bisa melakukannya untuk keempat kalinya dalam 14 tahun. Sungguh menakjubkan. Kepercayaan, antusiasme, dan energi yang mereka berikan kepada kami akan sangat bermanfaat. Kami menghadapi pertandingan yang sulit. Mereka telah menyusun strategi bola mati yang sangat baik. Kami akan pergi ke sana dengan penuh harapan," katanya
;.
Simeone juga memberi perhatian khusus pada kekuatan Arsenal, terutama dalam situasi bola mati yang dinilai sangat berbahaya. Meski demikian, ia memastikan Atletico datang dengan keyakinan besar dan mimpi untuk menciptakan sejarah baru di Liga Champions.
“Bermimpi itu bagus, tetapi kenyataan adalah apa yang terjadi di lapangan. Kenyataan adalah apa yang kita lakukan dan apa yang Tuhan inginkan. Begitulah cara kita berperilaku," ucapnya.