- REUTERS/Sarah Meyssonnier
Reaksi Takjub Luis Enrique usai PSG Menang Dramatis atas Bayern: Kami Pantas Menang, Imbang, dan Kalah Sekaligus
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merasa takjub dengan duel yang baru dimenangkan olehnya melawan Bayern Munich. Mereka menang dengan skor 5-4 di leg pertama semifinnal Liga Champions 2025-2026.
PSG menjamu Die Bavaria di Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026) dini hari tadi WIB. Duel berlangsung sengit sedari awal, dengan gol penalti Harry Kane langsung dijawab oleh Khvicha Kvaratskhelia.
Les Parisiens bahkan sempat berbalik unggul melalui Joao Neves, namun Michael Olise menyamakan skor lagi untuk tim tamu. Walau begitu, Ousmane Dembele berhasil mengembalikan keunggulan tuan rumah melalui penalti di akhir babak pertama.
Di awal babak kedua, PSG langsung menjauh dengan keunggulan 5-2. Kvaratskhelia dan Dembele sama-sama berhasil mencetak gol keduanya.
Namun, Bayern menolak tersungkur. Tim asuhan Vincent Kompany tersebut berupaya mengejar dan berhasil mencetak gol melalui Dayot Upamecano dan Luis Diaz.
PSG berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. Namun, mereka sama sekali belum aman pada leg kedua yang akan digelar di markas Bayern.
Setelah laga, Luis Enrique tak menutupi rasa takjubnya. Menurutnya, ini adalah laga dengan intensitas paling tinggi yang pernah disaksikan olehnya.
Pelatih asal Spanyol itu enggan untuk melihat kekurangan dari tim. Dia memilih untuk memberi selamat kepada semua orang atas laga dramatis yang menjadi sajian seru di Liga Champions.
“Saya tidak pernah melihat pertandingan dengan intensitas semacam ini. Ini bukan waktunya untuk menunjuk kesalahan, kita hanya perlu menyelamati semua orang,” kata Enrique, dilansir ESPN.
Menurut Enrique, PSG layak untuk menang, imbang, dan bahkan kalah dalam laga ini. Dia bahkan menyebutkan bahwa ini adalah laga terbaik dalam karier kepelatihannya.
“Kami pantas untuk menang, kami pantas untuk imbang, dan kami pantas untuk kalah hari ini. Ini adalah pertandingan yang fantastis,” tandasnya.
“Itu telah menjadi, tanpa keraguan, pertandingan terbaik yang pernah melibatkan saya sejak saya menjadi pelatih,” sambung Enrique.
Enrique juga menyadari bahwa leg kedua sama sekali tidak akan mudah. Stafnya bahkan mengatakan bahwa mereka memerlukan tiga gol untuk bisa lolos ke final.
“Saya baru saja menanyakan staf saya, ‘Berapa gol menurut Anda yang kita perlukan untuk memenangkan pertarungan ini?’ Mereka bilang, ‘Minimal tiga’,” katanya.
“Bayern Munich di stadion mereka akan jauh lebih kuat, namun kami akan mencoba dan menunjukkan mentalitas yang sama,” tambahnya. (rda)