News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi di Liga Champions: Vincent Kompany Buka Suara soal Penalti yang Rugikan Bayern saat Hadapi PSG

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, buka suara soal penalti di laga kontra Paris Saint-Germain. Die Bavaria mengalami kerugian usai kalah 4-5 di Liga Champions.
Rabu, 29 April 2026 - 11:18 WIB
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany
Sumber :
  • REUTERS/Stephanie Lecocq

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, buka suara soal penalti di laga kontra Paris Saint-Germain. Die Bavaria mengalami kerugian usai kalah 4-5 di Liga Champions.

Bayern melawat ke Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026) dini hari tadi WIB untuk duel leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026. Mereka sempat unggul lebih dulu melalui penalti Harry Kane.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun PSG membalasnya dalam sekejap dan malah berbalik unggul berkat gol-gol dari Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves. Bayern berupaya mengejar melalui Michael Olise, namun kebobolan lagi menjelang jeda turun minum.

Wasit menunjuk titik putih setelah Alphonso Davies menyentuh bola dengan lengannya ketika menghadapi Ousmane Dembele. Dembele sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses mencetak gol.

Di babak kedua, PSG semakin berada di atas angin berkat gol kedua dari Kvaratskhelia dan Dembele. Namun, Bayern berupaya mengejar melalui Dayot Upamecano dan Luis Diaz.

Harry Kane bicara kepada wasit Sandro Scharer dalam laga Bayern Munich kontra PSG
Harry Kane bicara kepada wasit Sandro Scharer dalam laga Bayern Munich kontra PSG
Sumber :
  • REUTERS/Stephanie Lecocq

Pada akhirnya, skor 5-4 mengakhiri laga ini. PSG berada dalam posisi unggul, namun Bayern bisa membalikkan keadaan di kandangnya, Allianz Arena, pada leg kedua nanti.

Setelah laga, penalti untuk PSG menjadi perdebatan. Sebab, Davies menyentuh bola dengan lengannya setelah bola mengenai bagian tubuh lainnya.

Momen seperti ini biasanya tidak dinilai sebagai tindakan handball. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, pun meragukannya.

“Saya kira penaltinya sangat bisa diperdebatkan. Dari yang saya lihat, bola mengenai badan lebih dulu dan kemudian lengan,” katanya, dilansir Bavarian Football Works.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Omongan Kompany sendiri didukung oleh mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies. Dia menilai bahwa tindakan Alphonso Davies tidak bisa dihukum sebagai handball yang berujung kepada penalti.

“Pertimbangan dalam situasi seperti ini melibatkan posisi lengan/tangan pemain dalam kaitannya dengan pergerakan mereka pada momen tertentu. Ketika terjadi defleksi yang sangat jelas yang mengakibatkan perubahan signifikan pada lintasan bola, hal ini seharusnya memiliki bobot yang lebih besar daripada posisi lengan itu sendiri,” katanya, seperti dilansir dari ESPN.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Korban Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Lainnya Masih Dirawat

Update! Korban Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Lainnya Masih Dirawat

PT KAI mengungkap data terbaru korban kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi dengan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Tinju Dunia: Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Digelar Tanpa Gelar WBO, Ini Alasannya

Tinju Dunia: Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Digelar Tanpa Gelar WBO, Ini Alasannya

Duel tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert dipastikan tetap berlangsung di UMMC Arena, Yekaterinburg, Rusia pada 30 Mei 2026. Namun, pertarungan tersebut tidak akan memperebutkan gelar juara dunia kelas berat ringan WBO milik Bivol.
Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan kelasnya di kompetisi Serie A. Jelang hadapi AC Milan, kiper Italia puji performa sang bek di Sassuolo.
Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Kemudian aspek yang kedua adalah memberikan kemudahan-kemudahan akses untuk para perempuan.
Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwidey Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwidey Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi beri peringatan ke penjual wisata Ciwidey
Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Revitalisasi SMAN 1 Cilacap sendiri mencakup 1.273 siswa dengan total anggaran mencapai Rp1,05 miliar dan telah rampung sejak 2025.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT