news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para Pemain AC Milan Usai Dikalahkan Parma di Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

AC Milan Masuk Fase Kritis, Jurnalis Italia Ungkap Borok Manajemen RedBird yang Bikin Rossoneri Berpotensi Gagal Lolos Liga Champions

Kekalahan di Serie A menyeret AC Milan dalam pusaran krisis yang tak kunjung usai. Situasi yang sempat mereda kini memanas lagi dan hadirkan atmosfer negatif.
Rabu, 6 Mei 2026 - 13:14 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan terbaru di ajang Serie A kembali menyeret AC Milan ke dalam pusaran krisis yang tak kunjung usai. Situasi yang sempat mereda kini kembali memanas, menghadirkan atmosfer negatif yang mengingatkan pada akhir musim lalu.

Tekanan datang dari berbagai arah setelah hasil buruk tersebut. Para pemain terlihat kehilangan kepercayaan diri, sementara suporter mulai diliputi kecemasan soal arah masa depan klub.

Tidak sedikit yang menilai kondisi saat ini bahkan lebih mengkhawatirkan dibanding sebelumnya. Dampaknya terasa luas, tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga menyentuh ranah manajemen dan hubungan internal klub.

Seruan perubahan pun kembali menggema di kalangan publik. Namun, belum ada kejelasan mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk memperbaiki situasi.

Nama Massimiliano Allegri menjadi salah satu yang paling sering disorot. Masa depannya dipertanyakan, terutama terkait kegagalan membawa tim tampil konsisten di momen krusial.

Perdebatan pun berkembang soal alasan di balik kemungkinan evaluasi terhadap sang pelatih. Sebagian menilai kegagalan lolos ke Liga Champions sebagai faktor utama, sementara yang lain melihat lambatnya progres sebagai masalah inti.

Di tengah polemik tersebut, sorotan tajam juga mengarah kepada pemilik klub, Gerry Cardinale, dan proyek yang dijalankan RedBird. Banyak pihak mulai meragukan arah kebijakan yang selama ini diambil.

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale
Sumber :
  • AC Milan

Jurnalis Italia, Antonio Vitiello, menjadi salah satu yang paling vokal menyuarakan kritik. Dalam ulasannya, ia menggambarkan kekecewaan suporter sebagai akumulasi dari harapan yang tak kunjung terwujud.

Kontras semakin terasa ketika rival sekota, Inter Milan, justru merayakan kesuksesan mereka. Sementara itu, Milan harus menelan kenyataan pahit usai tampil buruk dan kalah dari Sassuolo.

Vitiello juga menyoroti ketimpangan performa Milan dalam beberapa musim terakhir. Ia menilai tim tidak cukup kompetitif untuk bersaing dalam perebutan gelar hingga akhir musim.

Sejak diambil alih oleh RedBird pada 2022, perubahan memang terjadi di berbagai lini. Namun, hasil di lapangan dinilai belum mencerminkan ambisi besar sebagai salah satu klub elite Eropa.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
05:06
05:41
00:54
07:47
08:24

Viral