- X/AlNassrFC | alhilal.com (dikolase menggunakan Gemini AI)
Apa yang akan Terjadi jika Al Hilal Kalah dari Al Nassr dalam Pertandingan Tanggal 13 Mei 2026 Dini Hari Nanti?
tvOnenews.com - Pada 13 Mei 2026 dini hari WIB nanti, laga penentuan akan terjadi antara Al Nassr vs Al Hilal.
Laga tersebut diprediksi akan berlangsung sangat panas dan ketat, mengingat status keduanya sebagai musuh bebuyutan yang memiliki sejarah rivalitas panjang.
Pertandingan ini juga akan menjadi medan pertempuran krusial bagi Al Hilal yang tengah berupaya keras mengejar ketertinggalan poin, sementara Al Nassr bertekad kuat mempertahankan takhta mereka di puncak klasemen.
Lantas, apa yang akan terjadi jika Al Hilal berhasil dikalahkan oleh Al Nassr nanti?
Pecahnya rekor unbeaten Al Hilal
- Instagram/alhilal
Salah satu konsekuensi paling menyakitkan bagi Al Hilal jika mereka kalah dalam laga ini adalah hancurnya rekor sempurna mereka. Hingga artikel ini ditulis, Al Hilal menyandang status sebagai tim yang belum terkalahkan sepanjang musim 2025/2026. Konsistensi luar biasa yang ditunjukkan oleh tim asuhan Simone Inzhagi ini berhasil membuat mereka tampak mustahil untuk ditaklukkan.
Namun, jika peluit akhir berbunyi untuk kemenangan Al Nassr, maka tanggal 13 Mei 2026 akan tercatat sebagai momen di mana catatan kekalahan pertama Al Hilal dalam musim ini tercipta. Kehilangan status unbeaten di penghujung musim tentu akan menjadi pukulan telak bagi mentalitas para pemain.
Balas dendam Cristiano Ronaldo dkk yang terbayar tuntas
- X/AlNassrFC
Bagi Al Nassr, kemenangan di laga ini akan terasa sangat manis. Jika mereka berhasil mengalahkan Al Hilal, ini akan menjadi kemenangan perdana mereka atas rival abadi tersebut pada musim ini.
Mengingat kembali pada pertemuan pertama di laga tandang tanggal 13 Januari 2026, Al Nassr harus tertunduk lesu setelah dipaksa menyerah dengan skor 1-3 oleh Al Hilal. Kemenangan di laga ini bukan hanya soal mengamankan poin, tetapi juga sebuah pembalasan dendam yang sempurna atas kekalahan di awal tahun tersebut.
Skenario pahit di klasemen akhir
- Instagram/alhilal | Instagram/alnassr
Namun, dampak yang paling krusial dari kekalahan Al Hilal adalah tertutupnya peluang mereka untuk meraih gelar juara.
Secara matematis, kekalahan dari Al Nassr akan membuat poin Al Hilal tertahan di angka 77 poin. Kondisi ini akan memaksa mereka tetap berada di posisi kedua hingga akhir musim.
Sekalipun Al Hilal mampu menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan sisa melawan Neom SC (16 Mei) dan Al Feiha (22 Mei), koleksi poin maksimal mereka hanya akan mencapai 83 poin. Di sisi lain, Al Nassr yang berada di atas angin hanya butuh memastikan kemenangan di laga terakhir mereka melawan Damac FC (22 Mei) untuk mengunci gelar juara dengan total 88 poin.
Kekalahan pada 13 Mei nanti secara praktis akan mengakhiri mimpi Al Hilal untuk mengangkat trofi musim ini, menjadikan sisa pertandingan mereka hanya sekadar formalitas untuk mengamankan posisi runner-up.
Sementara bagi Al Nassr, tentu saja itu menjadi kemenangan total karena mereka dipastikan bisa mengangkat trofi dan keluar sebagai juara di Liga Pro Saudi 2025/2026. (ism)