news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain AC Milan, Christopher Nkunku di Sesi Latihan.
Sumber :
  • AC Milan

Igli Tare Terancam Jadi Kambing Hitam di AC Milan, Transfer Aneh Jashari dan Nkunku Mulai Dipertanyakan

Situasi internal AC Milan menjadi sorotan setelah muncul kritik terhadap kebijakan transfer. Nama direktur olahraga Rossoneri, Igli Tare, berada dalam tekanan.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:34 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Situasi internal AC Milan kembali menjadi sorotan setelah muncul kritik terhadap kebijakan transfer klub dalam beberapa musim terakhir. Nama direktur olahraga Rossoneri, Igli Tare, kini disebut berada dalam tekanan besar menyusul performa sejumlah pemain yang belum memenuhi ekspektasi.

Sorotan utama tertuju pada dua rekrutan mahal AC Milan, Ardon Jashari dan Christopher Nkunku. Keduanya didatangkan dengan biaya besar, tetapi kontribusinya sepanjang musim dinilai belum sebanding dengan investasi yang telah dikeluarkan klub.

Milan memang cukup agresif di bursa transfer sejak berada di bawah kepemilikan RedBird. Dalam beberapa musim terakhir, Rossoneri telah menghabiskan dana lebih dari 405 juta euro untuk mendatangkan pemain baru.

Namun, besarnya pengeluaran tersebut belum sepenuhnya berdampak positif terhadap performa tim. Sejumlah pemain yang direkrut justru gagal tampil konsisten dan kesulitan memenuhi harapan publik San Siro.

Ardon Jashari dan Christopher Nkunku menjadi dua nama yang paling banyak mendapat sorotan. Keduanya menghabiskan biaya transfer gabungan lebih dari 70 juta euro, tetapi lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan.

Selain minim kontribusi, keduanya juga disebut mengalami kendala kebugaran sepanjang musim. Situasi itu membuat Milan dinilai belum mendapatkan dampak maksimal dari transfer besar yang dilakukan pada musim panas lalu.

Jurnalis Sky Sport Italia, Peppe Di Stefano, kemudian mempertanyakan anggapan yang menyebut seluruh kesalahan transfer harus dibebankan kepada Igli Tare. Menurutnya, keputusan perekrutan pemain di klub sebesar Milan tidak mungkin hanya ditentukan oleh satu sosok saja.

Di Stefano menilai ada banyak pihak yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan di internal Rossoneri. Karena itu, ia merasa tidak adil apabila seluruh tekanan kini hanya diarahkan kepada Tare.

Ia juga menyinggung sejumlah keputusan transfer lain yang dianggap kurang tepat. Salah satunya adalah perekrutan Santiago Gimenez yang disebut belum mampu menunjukkan ketajamannya secara konsisten.

Selain itu, Milan juga sempat mendatangkan Alvaro Morata usai ajang Euro. Namun, striker asal Spanyol tersebut justru dilepas hanya beberapa bulan setelah direkrut.

Situasi itu memperlihatkan bahwa Milan masih belum menemukan arah transfer yang benar-benar stabil. Pergantian strategi dan ketidaksinkronan visi dinilai menjadi salah satu masalah utama di tubuh klub saat ini.

Di Stefano menilai setiap elemen klub seharusnya berjalan dengan tujuan yang sama. Tanpa kesamaan visi antara manajemen, pelatih, dan tim perekrutan pemain, Milan akan kesulitan membangun proyek jangka panjang yang solid.

Ia juga menegaskan bahwa kesalahan dalam sepak bola seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, tidak tepat jika satu individu dijadikan kambing hitam atas situasi yang melibatkan banyak keputusan internal klub.

Nama Massimiliano Allegri pun ikut masuk dalam pembahasan terkait kondisi Milan saat ini. Meski demikian, Di Stefano menilai baik pelatih maupun direktur olahraga tetap membutuhkan dukungan penuh agar proyek tim berjalan stabil.

Sebagai perbandingan, ia menyinggung era Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani yang pernah membawa Milan berjaya di Eropa. Meski keduanya tidak selalu sepakat dalam setiap keputusan, komunikasi dan kerja sama tetap menjadi fondasi utama di dalam klub.

Kondisi AC Milan saat ini memperlihatkan bahwa masalah klub bukan hanya soal performa pemain di lapangan. Rossoneri juga dinilai perlu membenahi koordinasi internal agar arah pembangunan tim menjadi lebih jelas.

Di tengah tekanan besar yang terus meningkat, masa depan Igli Tare kini mulai dipertanyakan. Namun, bagi sebagian pengamat, mengganti satu sosok saja belum tentu menjadi solusi jika akar persoalan di dalam klub belum benar-benar dibenahi.

(sub)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral